Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Panen bersama program Mandiri Benih Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Dungun Raya Desa Batubetumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, mencapai 6.062 kilogram.
"Alhamdulillah, panen padi program Mandiri Benih di persawahan Ulim Mandiri dengan luas tanam satu hektar mencapai 6.062 kilogram," kata Ketua Gapoktan Dungun Raya Desa Batubetumpang Gumbali di Toboali, Rabu.
Ia mengatakan dengan luas tanam satu hektar tersebut, hasil gabah yang didapatkan sudah maksimal. Namun, hasil itu bisa lebih meningkat dengan pengolahan lahan yang lebih maksimal lagi.
"Hasil panen hari ini sudah cukup maksimal, namun kami yakin hasil ini bisa ditingkatkan lagi dengan pengolahan lahan, dan bibit yang berkualitas," ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui kementerian pertanian yang telah memberikan dukungan kepada petani yang ada di Desa Batubetumpang dalam mengolah lahan pertanian.
"Semoga dukungan yang diberikan oleh pemerintah kepada petani baik melalui pendampingan maupun bantuan sarana, seperti alsintan bisa menjadi motivasi petani dalam mengolah lahan pertanian khususnya di Desa Batubetumpang," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Bangka Selatan Risvandika mengapresiasi capaian hasil panen padi yang dihasilkan oleh petani di desa Batubetumpang tersebut.
"Kita berharap hasil panen padi hari ini bisa menambah semangat para petani kita dalam mengolah lahan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.
Ia menambahkan, dinas pertanian pemerintahl melalui penyuluh bekerja sama dengan dinas pertanian provinsi dibantu TNI akan terus melakukan bimbingan kepada petani dalam mengolah lahan pertanian sehingga hasilnya maksimal.
"Pengolahan lahan yang maksimal tentu akan meningkatkan hasil produksi dan menjadi penopang swasembada pangan yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya.
