Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memprioritaskan pengembangan sektor perikanan dan pertanian sebagai upaya mendorong transformasi ekonomi daerah agar tidak bergantung pada sektor pertambangan bijih timah.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Sabtu, mengatakan kedua sektor tersebut saat ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena dinilai mampu menjadi penggerak perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
“Sektor perikanan dan pertanian menjadi perhatian kita saat ini karena melalui sektor ini kita berupaya melakukan transformasi ekonomi agar tidak bergantung pada sektor pertambangan saja,” kata Algafry.
Ia menyebutkan, sektor perikanan telah mulai memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Bangka Tengah.
“PAD dari sektor perikanan meningkat 120 persen. Peningkatan ini berasal dari pengembangan benih ikan serta pemanfaatan sarana perikanan, seperti cool storage yang disewakan kepada pihak ketiga,” ujarnya.
Selain perikanan dan pertanian, Algafry juga menyampaikan bahwa potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor pariwisata turut menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat Bangka Tengah.
Menanggapi keterbatasan kondisi keuangan daerah, Algafry mengatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan melalui berbagai inovasi.
“Kami memaksimalkan setiap sumber daya yang ada dan mendorong seluruh perangkat daerah bekerja lebih inovatif, termasuk untuk meningkatkan PAD, salah satunya melalui kerja sama dengan perbankan guna mempermudah akses pelayanan pajak,” katanya.
Ia mengatakan, arah pembangunan Kabupaten Bangka Tengah sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030 difokuskan pada terwujudnya ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kesejahteraan sosial yang adil dan merata, serta pelayanan publik yang inovatif dan berkualitas.
“Kami di jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan terus saling mendukung dan berupaya memberikan yang terbaik bagi pembangunan daerah,” ujar Algafry.
Pewarta: AhmadiEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026