Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat cakupan Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,57 persen pada 2025, dengan tingkat keaktifan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 81,58 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, kamis, mengatakan capaian tersebut mengantarkan Bangka Tengah meraih UHC Awards 2026 kategori Madya dari BPJS Kesehatan atas komitmen pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat.

Zaitun mengatakan capaian UHC menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan program JKN sebagai bentuk gotong royong seluruh elemen.

Menurut dia, penguatan sinergi lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan perlindungan kesehatan masyarakat berjalan secara berkesinambungan.

Sebelumnya Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti menyatakan capaian UHC mencerminkan keberhasilan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menjamin hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan.

Ia menyebutkan, hingga akhir 2025 kepesertaan Program JKN secara nasional mencapai 282,7 juta jiwa atau lebih dari 98 persen total penduduk Indonesia, dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 81,45 persen.

Capaian nasional tersebut melampaui target yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025–2029.

Ghufron mengatakan, keberhasilan program JKN sangat dipengaruhi oleh komitmen pemerintah daerah, terutama dalam memastikan penduduk terdaftar dan kepesertaan aktif melalui dukungan kebijakan serta penganggaran daerah.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026