Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melakukan pelacakan atau tracking terhadap pasien di sejumlah fasilitas kesehatan guna mendeteksi secara dini penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD).
"Pelacakan ini merupakan bagian dari strategi pengendalian dan penanganan DBD yang kami lakukan secara berkelanjutan," kata Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Rabu.
Menurut Zaitun, berdasarkan hasil pelacakan yang dilakukan di berbagai rumah sakit dan pusat layanan kesehatan di wilayah tersebut, tercatat sebanyak 308 pasien terkonfirmasi menderita DBD sepanjang tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 304 pasien telah dinyatakan sembuh, sementara empat lainnya masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan.
"Pasien tersebar di beberapa rumah sakit seperti RSUD Abu Hanifah, RSUD Ibnu Saleh dan sejumlah puskesmas di enam kecamatan di Bangka Tengah," jelasnya.
Sebagai langkah preventif, Dinkes Bangka Tengah juga terus menggencarkan promosi kesehatan mengenai pencegahan dan penanganan dini penyakit DBD kepada masyarakat.
Selain itu, upaya pengendalian juga dilakukan melalui penyelidikan epidemiologi, tatalaksana medis terhadap kasus yang muncul, serta pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara berkala. Dinkes juga mengerahkan penggunaan larvasida dan melakukan fogging focus di wilayah yang memenuhi kriteria untuk pengasapan.
"Fogging dilakukan secara selektif berdasarkan hasil evaluasi epidemiologis dan hanya pada lokasi yang telah memenuhi syarat guna mencegah resistensi nyamuk terhadap insektisida," ujarnya.
Zaitun mengatakan, pihaknya akan memperluas sosialisasi ke lingkungan sekolah, masyarakat, dan puskesmas dengan fokus pada edukasi pola hidup bersih dan sehat serta langkah-langkah pencegahan dini.
"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala DBD, terutama jika mengalami demam tinggi berkepanjangan. Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," tutupnya.
