Pangkalpinang (ANTARA) - Pelaku usaha di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menambah stok 30 ton daging ayam, guna memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Imlek dan puasa Ramadhan di daerah itu.

"Kita berharap penambahan stok ini dapat menjaga stabilitas harga daging ayam ini," kata Kepala Disperindag Provinsi Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan saat ini stok daging ayam ras di lima distributor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 436,4 ton dan dengan adanya penambahan 30 ton ini maka total stok daging ayam mencapai dalam minggu ini 466,4 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.

Demikian juga stok daging sapi beku sebanyak 27.900 ton dan tidak ada penambahan, karena persediaan daging sapi beku cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah ini.

Sementara itu, stok daging kerbau beku kosong, karena pelaku usaha tidak lagi melakukan pemasokan karena minat masyarakat terhadap daging kerbau kurang.

"Saat ini harga daging ayam dan daging sapi beku masih relative stabil, karena stok yang cukup berlimpah," katanya.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang Yiyi Zilada menyatakan harga daging ayam naik menjadi Rp38.000 dari Rp36.500 per kilogram, karena meningkatnya permintaan masyarakat.

"Permintaan daging ayam meningkat, karena menjelang puasa  Ramadhan ini masyarakat menggelar berbagai kegiatan keagamaan seperti ruwahan, nganggung dan lainnya," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026