Belitung (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memastikan kesiapannya untuk menyerap hasil panen petani lokal di wilayah Belitung dan Belitung Timur.

‎Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman di Tanjungpandan, Jumat mengatakan langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

‎"Kami siap menyerap produksi lokal baik gabah maupun beras petani, asalkan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan," katanya.

‎Menurutnya, sesuai dengan regulasi terbaru, pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani. 

‎Sementara itu, untuk komoditas beras, Bulog siap menampung dengan harga Rp12.000 per kilogram di pintu gudang Perum Bulog Cabang Belitung.

‎Ia menjelaskan, untuk mendapatkan harga tersebut komoditas harus memenuhi syarat dan ketentuan kualitas.  

‎Selain padi, lanjut dia, Bulog Belitung juga membuka peluang penyerapan Jagung Pipilan Kering (JPK) dengan harga Rp6.400 per kilogram.

‎Ia mengimbau para petani atau kelompok tani yang memiliki stok hasil panen untuk segera berkoordinasi dan Perum Bulog Cabang Belitung siap menyerap atau membeli komoditas tersebut.

‎"Upaya ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasar dan melindungi petani dari risiko kejatuhan harga saat masa panen tiba," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026