Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani menegaskan kegiatan pasar murah harus diadakan di tempat strategis dan ramai, guna memudahkan masyarakat mengakses pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Saya tidak ingin lagi kegiatan pasar murah dilakukan di tempat-tempat yang jauh dari pemukiman masyarakat," kata Hidayat Arsani di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mencontohkan, kegiatan pasar murah beberapa waktu lalu yang digelar di Komplek Perkantoran Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, dinilai cukup menyulitkan masyarakat untuk mengakses pasar murah karena lokasi jauh dari pemukiman masyarakat.
"Lokasi pasar murah ini jauh, sehingga ibu-ibu sulit untuk berbelanja di pasar murah ini. Bisa saja mereka mengalami kecelakaan untuk pergi ke pasar murah ini," ujarnya.
Ia menyatakan kegiatan pasar murah ini guna membantu masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok harga lebih murah menyambut Hari Raya Idul Fitri.
"Kita ingin pasar murah ini dilakukan di tempat-tempat strategis yang mudah diakses masyarakat, agar kegiatan ini tepat sasaran dan manfaaat untuk menolong masyarakat mendapatkan harga kebutuhan pokok terjangkau," katanya.
Ia mengatakan, Pemprov Kepulauan Babel kedepannya akan menggelar pasar murah di setiap kecamatan se-Kepulauan Babel, agar masyarakat mudah mengakses pasar murah ini.
"Kita sudah menguji coba pasar murah di Kecamatan Selindung dan alhamdulillah, pasar murah ini ramai dipadati warga untuk membeli berbagai kebutuhan pokok menyambut Lebaran Idul Fitri tahun ini," katanya.
Pewarta: AprionisEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026