Belitung (ANTARA) - Warga keturunan Tionghoa di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, merayakan tradisi Cheng Beng atau sembahyang kubur guna mengenang para leluhur yang telah pergi mendahului.
"Saat ini warga keturunan Tionghoa Belitung sedang merayakan Cheng Beng," kata Tokoh Masyarakat Tionghoa Belitung, Ayie Gardiansyah di Tanjungpandan, Jumat.
Ia mengatakan, Cheng Beng telah menjadi tradisi yang sangat melekat di tengah masyarakat Tionghoa setempat.
Hal ini terbukti dengan banyaknya warga perantauan, termasuk yang tinggal di luar negeri, memilih pulang kampung demi bisa melaksanakan sembahyang di makam orang tua mereka.
"Tradisi Cheng Beng adalah wujud berbakti kepada leluhur melalui ziarah ke makam para leluhur," ujarnya.
Kegiatan ziarah Cheng Beng guna menghormati leluhur ini salah satunya terpusat di komplek perkuburan Tionghoa Pilang, Tanjungpandan.
Aktivitas sembahyang sudah mulai ramai sejak pukul 04.00 WIB hingga matahari terbit.
"Kegiatan perayaan Cheng Beng ini akan berlangsung sampai 5 April mendatang," katanya.
Ia menjelaskan,kegiatan sembahyang Cheng Beng ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi tradisi ini telah menjadi roda penggerak ekonomi daerah.
"Bnyak kebutuhan untuk keperluan sembahyang yang dibeli masyarakat, sehingga menggerakkan ekonomi lokal secara signifikan," ujarnya.
Menurutnya, lonjakan permintaan terjadi pada berbagai sektor, mulai dari kebutuhan bunga, lilin, dupa, bahan pangan untuk persembahan, hingga sektor transportasi dan akomodasi akibat kepulangan para perantau.
Lebih lanjut, Ayie menekankan, pelaksanaan Cheng Beng di wilayah tersebut merupakan cermin dari kuatnya nilai toleransi dan kerukunan antar umat beragama di daerah yang dikenal dengan julukan "Negeri Laskar Pelangi".
"Cheng Beng juga menjadi bentuk nyata dari toleransi dan kerukunan di Belitung. Masyarakat hidup berdampingan dengan saling menghormati tradisi satu sama lain, dan inilah keharmonisan yang terus kita jaga," katanya.
Pewarta: ApriliansyahUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026