Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggalakkan gerakan menanam cabai dan sayur-mayur, guna menekan kenaikan harga dan inflasi di daerah itu.

"Cabai ini salah satu penyumbang inflasi tertinggi di daerah ini," kata Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan, gerakan menanam ini menindak lanjuti arahan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat guna menekan inflasi.

"Gerakan menanam cabai dan sayur-mayur dengan memanfaatkan pekarangan rumah sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Ia menyatakan, gerakan menanam cabai dan sayur-mayur dengan memanfaatkan pekarangan rumah juga menjadi langkah pemerintah kota untuk mengatasi keterbatasan lahan pertanian di Kota Pangkalpinang.

"Lahan pertanian di Kota Pangkalpinang ini terbatas, sehingga kita menyiasati dengan menanam cabai, sayur-mayur menggunakan polybag di pekarangan rumah," katanya.

Ia menilai program Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel menggalakkan menanam cabai dan sayur-mayur di pekarangan rumah oleh masyarakat merupakan langkah tepat.

"Selama ini untuk memenuhi kebutuhan cabai dan sayur mayur di Kota Pangkalpinang, kita hanya mengandalkan pasokan dari luar daerah sehingga harga komoditas itu tinggi yang memberatkan perekonomian masyarakat di daerah ini," katanya.
 



Pewarta: Aprionis
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026