Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman merangkap Republik Yaman di Istana Negara, Jakarta, Jumat.

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari pengisian sejumlah pos diplomatik strategis Indonesia di luar negeri guna memperkuat hubungan bilateral di berbagai kawasan.

Andi Rahadian merupakan diplomat karier lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti dan Monash University Australia.

Dalam perjalanan karirnya, Andi pernah bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Addis Ababa, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI San Francisco), dan Konsulat Republik Indonesia (KRI) Darwin.

Selain berkiprah di lingkungan diplomasi, Andi juga pernah bertugas di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sejak 2019.

Di kementerian tersebut, ia menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Informasi Publik, serta pernah pula menjabat sebagai Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan III.

Dalam pernyataannya usai pelantikan, Andi menyampaikan komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Oman, khususnya di bidang politik, ekonomi, hingga budaya.

Baca juga: Presiden Prabowo lantik Andi Rahadian sebagai Duta Besar RI untuk Oman

"Insyaallah saya akan melaksanakan tugas yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk meningkatkan hubungan bilateral secara baik dan positif di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun protokol dan konsuler sesuai dengan penugasan dari Bapak Presiden," kata Andi di Istana Negara.

Andi juga menyatakan akan melaksanakan seluruh arahan dan perintah dari pemerintah pusat dalam menjalankan tugasnya sebagai duta besar, serta berharap dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya demi kepentingan bangsa dan negara.

Selain penguatan hubungan antarnegara, dirinya juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) sebagai bagian dari prioritas diplomasi Indonesia di kawasan tersebut.

Terkait situasi geopolitik yang berkembang di Timur Tengah, Andi menyatakan akan mengikuti seluruh arahan yang diberikan pemerintah pusat dalam pelaksanaan tugas di wilayah penugasan.

"InsyaAllah sebagaimana disampaikan Bapak Presiden, kami akan laksanakan semua arahan dari pusat dan perintah yang diberikan dari pusat kami akan laksanakan sebaik-baiknya sesampainya kami bertugas sebagai Duta Besar Luar Biasa Indonesia," ujarnya.



Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026