Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam menjalankan program pengentasan stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Bangka Tengah Wiwik Susanti di Koba, Rabu, mengatakan Baznas merupakan salah satu mitra strategis dalam program percepatan penurunan stunting di daerah itu.
Menurut dia, sinergi tersebut dijalankan melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang diinisiasi oleh BKKBN sejak 2025.
“Baznas merupakan mitra pentaheliks yang konsisten mendukung pelaksanaan program Genting dalam upaya penurunan stunting,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada 2026 kolaborasi tersebut telah menjangkau 25 keluarga rawan stunting (KRS) yang terdiri atas balita, ibu hamil, dan ibu menyusui melalui pemberian bantuan langsung.
Selain itu, kata dia, terdapat rencana dukungan lanjutan berupa pembangunan 10 unit jamban di Desa Batu Belubang sebagai bagian dari intervensi berbasis lingkungan.
Wiwik mengatakan, keterlibatan berbagai pihak dalam skema pentaheliks menjadi kunci percepatan penurunan stunting di Bangka Tengah.
“Kami mengajak seluruh mitra untuk bersama-sama berkontribusi dalam program Genting ini sebagai bentuk kepedulian bersama,” katanya.
Wakil Ketua IV Baznas Bangka Tengah Ibrahim mengatakan, pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah daerah melalui penyaluran bantuan langsung kepada masyarakat sasaran.
Ia menyebutkan bantuan yang diberikan berupa dukungan kepada 25 anak sebesar Rp450 ribu per bulan selama tiga bulan dengan total Rp33.750.000.
“Ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program pengentasan stunting yang dijalankan pemerintah daerah,” ujarnya.
Program tersebut, kata dia, merupakan tahap awal dan akan disesuaikan dengan kebutuhan serta usulan dari pemerintah daerah.
Selain bantuan tersebut, Baznas Bangka Tengah juga merencanakan pembangunan 10 unit jamban yang saat ini masih dalam proses pengajuan proposal.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026