Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendirikan posko untuk mencegah penyebaran penyakit malaria di Dusun Bubus dan Batu Atap Kecamatan Belinyu.

"Kami mendirikan dua titik posko, masing-masing di kawasan Bubus dan di simpang Dusun Batu Atap," kata Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Bangka, Ahmad Suherman di Sungailiat, Jumat.

Ia mengatakan setiap posko akan ditempatkan beberapa orang personel Satpol PP untuk memeriksa warga baik yang masuk maupun yang keluar dari ke dua dusun itu.

"Warga luar Dusun Bubus dan Batu Atap yang masuk terlebih dahulu menjalani pemeriksaan, dan jika dianggap tidak terlalu penting supaya menunda masuk ke dua dusun tersebut," kata dia menjelaskan.

Keputusan mendirikan posko pencegahan malaria dilakukan, setelah Bupati Bangka Fery Insani menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di Dusun Bubus dan Dusun Batu Atap.

"Dengan pembatasan warga yang keluar masuk Dusun Bubus dan Batu Atap, diharapkan kasus malaria dapat segera dikendalikan oleh petugas kesehatan," kata Ahmad Suherman.

Posko pencegahan penyebaran malaria, kata dia, dirikan mulai Jumat ini sampai tiga minggu ke depan. Selama pembatasan warga yang keluar masuk, petugas kesehatan akan memantau dan mengevaluasi perkembangan kasus.

"Jika di lapangan diketahui ancaman malaria masih tinggi, barangkali pembatasan warga akan diperpanjang, begitu pula sebaliknya," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, tercatat 34 kasus malaria ditemukan di Dusun Bubus dan Dusun Batu Atap. Warga yang dinyatakan positif malaria langsung mendapat perawatan intensif oleh tim medis di rumah sakit umum daerah.

"Warga di Dusun Bubus dan Batu Atap sebagian besar merupakan warga pendatang luar Kabupaten Bangka yang bekerja di pertambangan bijih timah tradisional," kata Ahmad Suherman.



Pewarta: Kasmono
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026