Belitung (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun 2026 merupakan upaya besar untuk memotret kondisi ekonomi di daerah itu secara utuh.

‎"Sensus Ekonomi 2026 bukan hanya sekedar pendataan semata ini adalah upaya besar untuk memotret kondisi ekonomi secara utuh," katanya di Tanjungpandan, Selasa.

‎Ia mengatakan, melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 nantinya akan diketahui bagaimana perkembangan usaha masyarakat di daerah itu serta sektor-sektor mana saja yang selama ini tumbuh berkembang atau stagnan.

‎"Kemudian sektor di mana saja pemerintah daerah harus hadir guna memberikan perhatian, peluang, dan mendorong agar terciptanya kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

‎Djoni Alamsyah berharap masyarakat dan pelaku usaha dapat memberikan data yang benar dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

‎Data yang benar dan baik, lanjut dia, akan melahirkan kebijakan yang baik, sedangkan data yang kurang akurat dapat membuat arah pembangunan melesat atau jauh dari sasaran kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya.

‎"Data yang akurat dan mutakhir sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran," katanya.

‎Di samping itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima kehadiran petugas Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan data yang sebenar-benarnya.

‎"Partisipasi masyarakat akan menentukan kualitas data dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026