"Berdasarkan jumlah pemilih yang tercacat dalam DPT hasil penetapan kembali, masih ada sekitar 2.000 pemilih yang belum lengkap data namor induk kependudukan atau nomor kartu keluarga (NKK)," kata Ketua KPU Kabupaten Bangka Barat Martono di Muntok, Kamis.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama Disdukcapil setempat akan terus melengkapi kekurangan itu sampai batas waktu yang diberikan KPU Pusat, yaitu selama 30 setelah rapat pleno penetapan kembali DPT.
"Kami akan manfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya, semoga data yang ada semakin valid dan akurat," kata dia.
Menurut dia, langkah yang diambil KlPU untuk menggandeng Disdukcapil itu karena dari sisi administrasi kependudukan, mereka lebih lengkap, akurat dan data selalu terkini.
Di Disdukcapil, kata dia, catatan kependudukan lebih lengkap dan juga bisa dipatikan setiap warga tercantum NIK dan NKK.
Ia mengakui pada pendataan yang dilakukan dari tingkat desa/kelurahan kemarin masih banyak kekurangan sehingga jumlah pemilih dalam DPT selalu berubah.
Sesuai temuan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, masih ada 10,4 juta daftar pemilih tetap (DPT) secara nasional yang belum memiliki NIK, sementara di Kabupaten Bangka Barat ditemukan sekitar dua ribu nama pemilih yang masih bermasalah.
Ia mengatakan, munculnya permasalahan tersebut karena administrasi, bukan pada jumlah pemilih yang telah ditetapkan, karena kondisi riil di lapangan masih banyak warga yang memiliki hak pilih tidak atau belum memiliki NIK.
"Kami tetap akan mencoret nama pemilih jika nanti pada saat proses penyempurnaan data ini ditemukan data ganda atau pemilih yang sudah meninggal," kata dia.
Ia menjelaskan, jumlah pemilih yang terdata dalam DPT hasil penetapan kembali sebanyak 124.870 pemilih, terdiri dari 64.395 orang laki-laki dan 60.475 perempuan yang tersebar di enam kecamatan, meliputi Kecamatan Muntok 32.962 orang terdiri dari 16.918 laki-laki dan 16.044 perempuan,
Selanjutnya, Kecamatan Simpang Teritip 18.055 orang terdiri dari 9.287 laki-laki dan 8.768 perempuan, Kecamatan Jebus 13.320 orang terdiri dari 6.870 laki-laki dan 6.450 perempuan, Kecamatan Kelapa sebanyak 21.940 orang terdiri dari 11.408 laki-laki dan 10.532 perempuan,
Dari Kecamatan Tempilang, kata dia, terdapat sebanyak 17.928 orang pemilih terdiri dari 9.220 laki-laki dan 8.708 perempuan, dan Kecamatan Parittiga sebanyak 20.665 orang pemilih, terdiri dari 10.692 laki-laki dan 9.973 perempuan.
Pewarta: pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.