"Pembentukan tim terpadu ini dalam upaya menjadikan Bangka Belitung sebagai daerah yang aman dalam melaksanakan perta demokrasi," kata Kepala Badan Kesbangpolinmas Bangka Belitung, Hardi di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan berkoordinasi yang melibatkan berbagai unsur seperti TNI, Polri dan lembaga masyarakat yang tersebar di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang.
"Dalam rapat koordinasi nanti akan disampaikan sosialisasi, mengenai langkah-langkah antisipasi, maupun penanganan dini ketika terjadi gejolak menjelang atau pasca pemilu," ujarnya.
Sebagai langkah awal tim ini, kata dia, pihaknya akan melaksanakan kegiatan sosialisasi pembentukan Sistem Keamanan Terpadu di masing-masing kabupaten/kota hingga kelurahan dan desa yang ada di dalam wilayah Bangka Belitung.
"Puncak pesta demokrasi lima tahunan akan segera dilaksanakan dan tahapan kampanye sudah dimulai, untuk itu tim terpadu ini kami harapkan bisa berjalan optimal dengan melakukan deteksi dini terkait kamtibmas di masyarakat," kata dia.
Menurut dia, pembentukan sistem keamanan terpadu tersebut sangat penting untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Kami harapkan melalui tim terpadu ini berbagai permasalahan kecil dan kendala-kendala yang ada di daerah bisa diselesaikan dulu melalui bermusyawarah, sehingga akan tercipta kondusi yang kondusif dan berdemokrasi dalam menyelesaikan masalah tersebut," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, diimbau warga untuk saling menjaga kamtibmas demi menciptakan pesta demokrasi yang berkualitas dan berdemokrasi," harapnya.
Pewarta: Pewarta :Aprionis: Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.