19 Gunung Api Berstatus Waspada

  • Senin, 3 Februari 2014 9:50 WIB
19 Gunung Api Berstatus Waspada
Awan panas meluncur di lereng Gunung Sinabung ketika erupsi, tampak dari Desa Jeraya, Karo, Sumut, Jumat (10/1/14). (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)
"Ada tanda-tandanya sehingga status gunung punya tahapan yaitu dari normal kemudian menjadi waspada, siaga, dan awas sesuai ancamannya,"
Jakarta (Antara Babel) -  19 gunung api ini berstatus Waspada (Level II) yaitu ada kenaikan aktivitas di atas level normal.

"Status Waspada (level II) yaitu Kelud, Raung, Ibu, Lewotobi Perempuan, Ijen, Gamkonora, Soputan, Sangeangapi, Papandayan, Dieng, Seulewah Agam, Gamalama, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono, dan Kerinci," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima ANTARA News, Jakarta, Senin.

Sutopo mengemukakan ada  127 gunung api aktif di Indonesia. Satu gunung berstatus Awas (level IV) yaitu Gunung Sinabung sejak 24/11/2013.

Tiga gunung status Siaga (level III) yaitu Karangetang, Lokon, dan Rokatenda.

"Makna status Siaga adalah semua data menunjukkan bahwa aktivitas dapat segera berlanjut ke letusan atau menuju pada keadaan yang dapat menimbulkan bencana. Kondisinya kritis sehingga perlu sosialisasi di wilayah terancam, penyiapan sarana darurat, koordinasi harian, dan piket penuh," ujar dia.

Dikatakannya, pemberitaan media yang intensif dan berlebihan mengenai peningkatan aktivitas gunung api seringkali justru menyebabkan dampak negatif di masyarakat.

"Obyek-obyek wisata, hotel, pertanian dan aktivitas ekonomi yang berada di luar daerah berbahaya menjadi sepi. Hal ini terjadi di Gunung Bromo, Ijen, Dieng, Tangkubanprahu, Papandayan, dan lainnya. Bahkan aktivitas wisata dan hotel-hotel di Kabanjahe saat ini pun sepi pengunjung karena masyarakat jadi takut berkunjung padahal lokasinya jauh dan aman dari Gunung Sinabung," kata dia.

Menurut Sutopo, gunung api bersifat slow in set, artinya tidak akan tiba-tiba meletus.

"Ada tanda-tandanya sehingga status gunung punya tahapan yaitu dari normal kemudian menjadi waspada, siaga, dan awas sesuai ancamannya," katanya.


Pewarta: Pewarta: Zul Sikumbang
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026



Berita Terkait