"Hasil penelusuran ke lapangan harga telur mulai normal dan pasokan pun sudah tidak ada kendala lagi," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Thony Marza di Sungailiat, Rabu.
Dikatakannya, harga telur saat ini di pasar berkisar Rp1.600 hingga Rp1.700 per butir, memang harga tersebut belum normal seperti sebelumnya yang hanya sebesar Rp1.500 per butir.
Menurut dia, naiknya harga telur disebabkan harga pakan ayam petelur yang didapat peternak naik dibandingkan biasanya, sehingga peternak pun ikut menaikkan harga supaya tidak mengalami kerugian.
"Wajar saja jika begitu sebab kalau tidak dinaikkan peternak rugi, hukum pasar tetap berlaku dan itu tidak bisa dihilangkan," katanya.
Ditambahkannya, turunnya harga telur tidak dibarengi harga ayam potong yang hingga saat ini dinilai masih mahal oleh masyarakat.
Harga ayam potong di beberapa pasar di Kabupaten Bangka masih berkisar Rp 35.000 hingga Rp 38.000 perpotong sedangkan untuk ayam bulat sebesar Rp 30.000 perekor.
"Naiknya harga ayam ini sama halnya dengan telur, karena harga pakan yang mahal sehingga peternak menaikkan harga jual ke pedagang," katanya.
Pewarta: Dwi HPUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.