Kamis, 22 Juni 2017

Pemkab Bangka Barat Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibnas

id bangka barat
Pemkab Bangka Barat Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibnas
Bangka Barat. (portal.bangkabaratkab.go.id)
Masyarakat perlu menjalin komunikasi yang lebih baik dengan personel Kepolisian setempat untuk memudahkan deteksi dini berbagai kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban,
Munto (Antara Babel) - Bupati Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Parhan Ali mengajak warga setempat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama puasa hingga Idul Fitri.

"Masyarakat perlu menjalin komunikasi yang lebih baik dengan personel Kepolisian setempat untuk memudahkan deteksi dini berbagai kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban," kata Bupati Parhan Ali di Muntok, Senin.

Ia mengatakan, personel Kepolisian di daerah cukup terbatas dan tidak bisa melakukan pengamanan sendiri, terutama pada saat hari besar keagamaan seperti saat ini.

"Dalam situasi seperti saat ini, peran serta masyarakat dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban sangat dibutuhkan," katanya.

Ia mengajak masyarakat semakin peduli terhadap lingkungan dan berharap Polri melalui personel Bhabinkamtibmas juga turut berikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa waspada dan turut bersama-sama menjaga kamtibnas.

"Lakukan diteksi dini terhadap kerawanan yang ada dengan mengoptimalisasikan peran Bhabinkamtibmas dan intelejen di lapangan demi terwujudnya situasi kamtibmas selama lebaran," katanya.

Ia menambahkan, pengaman akan terus ditingkatkan melalui tiga langkah strategis sesuai arahan pemerintah pusat, yaitu terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif dan terwujudnya keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

"Tanpa ada peran aktif masyarakat, target itu tidak akan terwujud," katanya.

Hal ini dikatakan Bupati usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ramadniya 2017 yang dilaksanakan di lapangan atletik Pemkab Bangka Barat.

Operasi Ramadniya 2017 merupakan operasi kemanusiaan yang akan dilaksanakan selama 16 hari dengan melibatkan  personil Polres Bangka Barat,  unsur TNI, Pemkab, dan organisasi kemasyarakatan.

Apel gelar pasukan merupakan bukti kesiapan Polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan Idul Fitri 1438 Hijriah, serta sebagai sarana dan pengecekan personel beserta kelengkapan sarpras, sebelum melakukan tugas di lapangan.

Editor: Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga