Selasa, 19 September 2017

Jumlah Penumpang Kapal di Pelabuhan Pangkalbalam Meningkat

id pangkal
Jumlah Penumpang Kapal di Pelabuhan Pangkalbalam Meningkat
Pelabuhan Pangkalbalam, Provinsi Bangka Belitung. (Foto Antara)
Pangkalpinang (Antara Babel) - Jumlah penumpang kapal di Pelabuhan Pangkalbalam tujuan Pelabuhan Tanjungpandan Kabupaten Belitung dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada H-7 Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriyah mulai mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya.

"Saat ini arus mudik didominasi penumpang kapal tujuan Pelabuhan Tanjungpandan, sementara penumpang tujuan Tanjung Priok masih sepi," kata  Plh Kepala KSOP Pangkalbalam, Hasoloan Siregar di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan penumpang arus mudik Pelabuhan Pangkalbalam - Pelabuhan Tanjungpadan pada H-7 lebaran mencapai 324 orang dengan rincian berangkat  111 orang dan turun 211 orang dibandingkan H-8 sebanyak penumpang berangkat 95 orang dan turun 140 orang.

Sementara itu, jumlah penumpang tujuan Pelabuhan Tanjung Priok hanya sebanyak 8 orang atau mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya kisaran 100 hingga 150 orang.

"Saat ini muatan kapal penumpang tujuan Jakarta didominasi truk bermuatan sembako sebanyak 15 unit, mobil pribadi 2 unit dan sepeda motor 29 unit," ujarnya.

Ia mengatakan untuk kelancaran arus mudik di Pelabuhan Pangkalbalam, pihaknya akan menyiagakan tujuh unit kapal jenis ro-ro tujuan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta dan satu unit kapal cepat tujuan Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung.

Selain itu membangun posko pengamanan di terminal pelabuhan untuk memberikan pelayanan keamanan, kenyamanan dan ketertiban kepada calon penumpang kapal.    

"Saat ini arus mudik berjalan aman, lancar dan kondusif," ujarnya.

Namun demikian, kata dia diimbau calon penumpang kapal untuk selalu waspada dan berhati-hati selama perjalanan mudik ke kampung halamannya.

"Kami berharap calon penumpang kapal untuk tidak menggunakan perhiasan dan barang bawaan berlebihan, karena dapat memancing orang untuk berbuat jahat," katanya.

Editor: Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga