"Kami menerjunkan satu tim unit reaksi cepat (URC) untuk membantu melakukan pencarian korban atas nama Kasran di kawasan Hutan Lindung Bukit Maras. Sebelumnya diketahui korban lari atau masuk di kawasan hutan itu," kata Kepala BPBD Bangka, Ridwan melalui keterangan resmi, Senin malam.
Menurut dia, diduga korban yang mengalami gangguan jiwa. Pada Selasa (18/7) korban meninggalkan rumah dan diketahui berada di Desa Berbura.
"Mengetahui korban berada di desa itu, warga desa setempat melapor ke keluarga korban untuk melakukan penjemputan, hanya saja di tengah perjalanan antara Desa Berbura dan Pangkal Niur korban, tiba-tiba korban lari dan masuk ke hutan," jelasnya.
Pihak keluarga korban dibantu warga sempat berupaya melakukan pencarian hingga Sabtu (22/7), tetapi belum berhasil menemukan korban.
"Kami berkoordinasi dengan pemerintah desa serta Basarnas Pangkalpinang, relawan dibantu masyarakat desa setempat memaksimalkan proses pencarian dengan harapan korban yang berusia kurang lebih di atas 50 tahun segera ditemukan," katanya.
Ridwan mengatakan sampai dengan saat ini kondisi di lapangan masih memungkinkan atau aman untuk melakukan pencarian korban, dan diharapkan tim URC dan masyarakat segera menemukan korban.
Pewarta: KasmonoUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.