Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Suganda Pandapotan Pasaribu menyampaikan duka cita wafatnya Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel Nico Plamonia Utama. 

Legislator dari partai Demokrat itu dikabarkan wafat pada, Rabu (26/7).  Almarhum menghembuskan nafas terakhir sekitar jam 3.30 WIB, usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Pangkalpinang.

Jenazah kemudian disemayamkan di rumah duka di Jalan Adhyaksa, Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Pangkalpinang. Ratusan peziarah terlihat mendatangi rumah almarhum, termasuk Penjabat Gubernur Babel Suganda Pandapotan Pasaribu, untuk menghantarkan doa, dan duka cita.

Almarhum meninggalkan kesan yang baik di mata Pj Gubernur Suganda. Hal ini tampak dari sinergitas yang terjalin antara keduanya dalam upaya pembangunan daerah yang lebih maju. 

Baca juga: Abdullah Randi: Almarhum Nico Sosok Pengayom

Baca juga: Meninggal karena sakit jantung, Ketua DPRD Babel : Almarhum Nico Plamonia Sosok humoris

Menurut dia telah banyak karya Nico Plamonia yang dipersembahkan untuk Negeri Serumpun Sebalai. 

"Beliau salah satu tokoh pemuda. Ketika beliau menjadi bapemperda, banyak perda-perda yang sangat berkualitas yang dihasilkan. Tentunya, hal-hal seperti ini yang harus kita teladani oleh kita semua," katanya 

Saat takziah, orang nomor satu di Babel ini turut memberikan dukungan secara moril kepada keluarga yang ditinggalkan, juga sempat berbincang dengan putra almarhum, dan banyak mendengar kisah perjalanan hidup almarhum, serta mendengarkan harapan-harapan dari pihak keluarga. 

"Kehilangan ini bukan berarti semuanya berakhir bagi keluarga, ini suatu lembaran baru. Kita tetap support, sehingga keluarga yang berduka ini tidak larut dengan keadaan. Kita juga tentunya sangat kehilangan. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan oleh almarhum bisa menjadi teladan bagi kita semua,” katanya.

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Babel Nico Plamonia meninggal dunia

Jenazah rencananya akan disalatkan di Masjid Baitul Hikmah, Kacang Pedang, saat ba'da zuhur, dan akan dikebumikan di perkuburan Kacang Pedang.

Pewarta: Chandrika Purnama Dewi

Editor : Bima Agustian


COPYRIGHT © ANTARA News Bangka Belitung 2023