"Apabila dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, ekspor timah ke Korea Selatan pada tahun ini naik sekitar 2,57 persen," kata Kepala BPS Provinsi Kepulauan Babel, Dwi Retno Wilujeng Wahyu Utami di Pangkalpinang, Jumat.
Baca juga: Nilai tukar petani Babel naik 3,93 persen
Baca juga: Harga komoditas di Pangkalpinang deflasi 0,33 persen
Baca juga: Harga karet dan sawit petani Babel naik
Ia mengatakan Singapura, India, Belanda dan Jepang berada dalam lima negara tujuan utama ekspor timah pada Januari-Februari 2021. Peran kempat negara berkisar antara 10,70 persen hingga 14,14 persen.
"Lima negara utama tujuan ekspor timah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berperan sebesar 67,09 persen," ujarnya.
Ia menjelaskan ekspor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Februari 2021 turun 13,04 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Nilai ekspor komoditas timah
turun 10,66 persen, dan nontimah turun 22,86 persen.
"Jumlah nilai ekspor pada Februari tahun ini sebesar US$117,77 juta (bulan yang sama tahun sebelumnya US$135,42juta)," katanya.
Menurut dia jika dibanding bulan sebelumnya, nilai ekspor Februari 2021 naik 16,68 persen. Kenaikan nilai ekspor didorong oleh naiknya ekspor timah sebesar 18,87 persen dan nontimah sebesar 7,22 persen.
"Selama Januari hingga Februari 2021, peran timah dan nontimah masing-masing sebesar 82,03 persen dan 17,97 persen," katanya.
Pewarta: AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.