"BUMD dan koperasi akan membeli bijih timah rakyat ini, sebagai kontrol pemasukan dan pengeluaran timah ini jelas,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) siap membeli hasil tambang timah yang dikelola rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.
"BUMD dan koperasi akan membeli bijih timah rakyat ini, sebagai kontrol pemasukan dan pengeluaran timah ini jelas," kata Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Rustam Effendi di Pangkalpinang, Selasa.
Untuk membeli hasil tambang timah rakyat ini, kata dia, pihaknya masih menunggu peraturan presiden, keputusan presiden, sebagai payung hukum untuk melegalkan penambangan rakyat dan transaksi timah tersebut.
"Kami sudah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk segera mengeluarkan peraturan untuk melegalkan tambang rakyat ini," ujarnya.
Menurut dia, jika masalah tambang rakyat ini berlarut-larut dan tidak kunjung selesai, maka akan merugikan masyarakat karena mereka sulit melakukan aktivitas penambangan dan juga sulit menjual hasil tambangnya, pada akhirnya praktik penyeludupan timah akan tetap tinggi.
"Mudah-mudahan dalam dua bulan ke depan ini, masalah pertambangan rakyat ini selesai dan pemrintah mengeluarkan aturan khusus tambang timah rakyat ini," ujarnya.
Saat ini, kata dia, rakyat takut untuk menambang timah, karena belum adanya aturan legalitas penambangan timah tersebut.
"Penambang sulit menambang timah, sehingga daya beli masyarakat melemah dan tidak mampu untuk membeli berbagai kebutuhan selama puasa dan lebaran nanti," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026