Muntok (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan sebanyak delapan unit mesin penanam padi kepada gabungan kelompok tani yang diharapkan mampu meningkatkan motivasi anggota menggeluti usaha pertanian pola sawah.
"Saat ini masih dalam proses pengiriman ke kelompok tani penerima, kami harapkan keseriusan pemerintah membantu petani ini mampu meringankan modal produksi para petani," kata Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Bangka Barat, Darmono di Muntok, Kamis.
Ia mengatakan, dari delapan unit mesin penanam padi yang disalurkan, enam sudah direalisasikan kepada kelompok petani yang di desanya mendapatkan program pencetakan lahan pertanian sawah dan ada dua unit yang masih dalam proses.
"Enam unit sudah kami salurkan ke kelompok tani penerima bantuan, yaitu kelompok di Desa Kelapa, Pebuar, Simpangyul, Belit, Peradong, dan Buyankelumbi," kata dia.
Menurut dia, bantuan tersebut saat ini sudah sampai ke kelompok penerima, bahkan sebagian sudah digunakan untuk menanam padi karena memang sudah memasuki masa tanam.
Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan dari Kementrian Pertanian yang diharapkan mampu meningkatkan produksi dan produktivitas padi di daerah itu.
Dia menambahkan, saat ini masih ada dua unit mesin sejenis yang belum bisa disalurkan ke kelompok tani karena masih dalam proses penentuan lokasi pembagiannya.
"Pada tahun ini kelompok tani juga sudah menerima bantuan alat-alat pertanian sebanyak lima unit traktor pembajak dan penggembur dari Pemerintah Pusat," kata dia.
Ia mengharapkan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah sejalan dengan keinginan petani untuk memperkuat sektor pertanian sehingga ke depan produk pangan lokal semakin meningkat dan mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
