Hanya Kecamatan Simpangteritip yang tidak ditemukan kasus, sedangkan lima kecamatan lain kami cata dengan jumlah kasus yang berbeda.
Muntok (Antara Babel) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan tidak menemukan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Simpangteritip, selama Januari 2016.

"Hanya Kecamatan Simpangteritip yang tidak ditemukan kasus, sedangkan lima kecamatan lain kami cata dengan jumlah kasus yang berbeda," ujar Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Putra di Muntok, Rabu.

Ia menjelaskan, dari lima kecamatan lain di seluruh Bangka Barat ditemukan kasus sebanyak 39, yang berasal dari Kecamatan Muntok sebanyak sembilan kasus, Jebus sembilan kasus, Tempilang tiga kasus, Kelapa 12 kasus dan Parittiga enam kasus.

Menurut dia, seluruh kasus tersebut ditangani di masing-masing pusat kesehatan masyarakat yang terdapat di kecamatan masing-masing.

"Ada beberapa yang terpaksa harus dirujuk karena membutuhkan pelayanan kesehatan yang lebih intensif ke RSUD Sejiran Setason," katanya.

Sebagai upaya antisipasi penyebaran lebih meluas, Kepala Bidang Promosi Kesehatan dan Pembinaan Masyarakat Dinkes setempat, Achmad Nursyandi mengatakan pihaknya beberapa kali menggelar pengasapan atau "fogging" di lokasi yang terdapat kasus postif penyakit berbahaya tersebut.

"Pengasapan merupakan jalan terakhir untuk mengantisipasi meluasnya penyakit tersebut, kami berharap masyarakat bisa melakukan antisipasi lebih dini dengan menerapkan program 3M-plus dan pola hidup bersih dan sehat," kata dia.

Selain pengasapan, kata dia, bubuk abate yang ssudah disipakan sejak awal juga sudah disebarkan ke masyarakat yang membutuhkan melalui petugas di seluruh puskesmas.

Menurut dia, curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga akhir Februari tahun ini dan diperkirakan kasus DBD akan meningkat, jika tidak segera diantisipasi dengan menjalankan kegiatan menguras, menutup, mengubur berbagai penampung air dan penerapan pola hidup bersih dan sehat.

"Kami berharap kesadaran dan kepedualian masyarakat terhadap lingkungannya semakin meningkat sehingga upaya yang dilakukan bersama pemerintah bisa menurunkan jumlah kasus penyakit tersebut," kata dia.

Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026