Dubai (Antara Babel) - Seorang guru sekolah Palestina meraih penghargaan pendidikan senilai 1 juta dolar AS pada Minggu dan mendapat pujian dari para pemimpin dunia karena membantu anak-anak belajar melalui bermain.
Hanan Al Hroub, yang mengajar di Sekolah Menengah Atas Samiha Khalil di Al-Bireh, sebuah kota Palestina di Tepi Barat, memperoleh penghargaan di Uni Emirat Arab.
Para pemimpin termasuk Paus Francis, Pangeran William dari Inggris, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Ban Ki-moon, Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden, dan mantan Presiden AS Bill Clinton menyamapaikan pesan-pesan yang telah direkam dalam upacara penghargaan itu.
Penghargaan Guru Sedunia dibentuk oleh badan amal Yayasan Varkey setelah survei 2013 menemukan status profesi menurun.
Hanan Al Hroub, yang dibesarkan di sebuah kamp pengungsi dekat kota Bethlehem, Tepi Barat, mengalahkan nominator dari Jepang, Kanada, Kenya, Amerika Serikat dan Inggris.
Hanan, yang merincikan pendekatan pembelajarannya dalam sebuah buku berjudul "We Play and Learn", mengatakan "Saya bangga menjadi guru perempuan Palestina yang berdiri di panggung ini."
Mengenakan pakaian tradisional Palestina yang dihiasi dengan bordir merah, dia menerima hadiah "sebagai suatu kemenangan bagi semua guru di guru pada umumnya dan Palestina pada khususnya."
Dia mengatakan akan menggunakan sebagian uang dari hadiah yang diterima untuk memperkenalkan metode pendidikannya dan mendukung sesama guru di wilayah Palestina.
Paus Francis mengumumkan pemenang melalui sebuah pesan video dalam upacara penghargaan, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Uni Emirat Arab dan penguasa Dubai Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum.
"Anda belajar bagaimana menjadi sosial melalui permainan serta belajar kebahagiaan kehidupan," kata Francis.
