• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Kamis, 8 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Bappenas: transformasi belanja negara diarahkan ke Danantara dan MBG

      Bappenas: transformasi belanja negara diarahkan ke Danantara dan MBG

      Kamis, 8 Januari 2026 17:01

      TNI AL kerahkan KRI Banda Aceh untuk bawa alat berat ke lokasi bencana

      TNI AL kerahkan KRI Banda Aceh untuk bawa alat berat ke lokasi bencana

      Kamis, 8 Januari 2026 15:09

      Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

      Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

      Kamis, 8 Januari 2026 13:55

      Ridwan Kamil: Perceraian dengan Atalia merupakan jalan terbaik

      Ridwan Kamil: Perceraian dengan Atalia merupakan jalan terbaik

      Rabu, 7 Januari 2026 18:23

      Seskab: Presiden wujudkan swasembada pangan dalam setahun

      Seskab: Presiden wujudkan swasembada pangan dalam setahun

      Rabu, 7 Januari 2026 18:20

  • Mancanegara
      Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

      Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

      Kamis, 8 Januari 2026 14:52

      Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

      Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

      Kamis, 8 Januari 2026 12:14

      Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

      Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

      Kamis, 8 Januari 2026 10:58

      Trump teken memorandum penarikan AS dari 66 organisasi internasional

      Trump teken memorandum penarikan AS dari 66 organisasi internasional

      Kamis, 8 Januari 2026 10:08

      Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS, kata Trump

      Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS, kata Trump

      Kamis, 8 Januari 2026 9:08

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Minggu, 4 Januari 2026 13:33

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

    • Olahraga
        Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        Kamis, 8 Januari 2026 16:17

        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Kamis, 8 Januari 2026 9:50

        Setelah pemecatan Amorim, Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2

        Setelah pemecatan Amorim, Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2

        Kamis, 8 Januari 2026 9:16

        Mengapa pemecatan Ruben Amorim bukan solusi bagi Manchester United?

        Mengapa pemecatan Ruben Amorim bukan solusi bagi Manchester United?

        Kamis, 8 Januari 2026 9:10

        Manchester City ditahan imbang Brighton

        Manchester City ditahan imbang Brighton

        Kamis, 8 Januari 2026 9:05

    • Gaya Hidup
        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Kamis, 8 Januari 2026 13:52

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kamis, 8 Januari 2026 10:01

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Selasa, 6 Januari 2026 16:20

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Selasa, 6 Januari 2026 16:07

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Selasa, 6 Januari 2026 15:58

    • Opini
        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Kamis, 8 Januari 2026 8:53

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Rabu, 7 Januari 2026 11:27

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Rabu, 7 Januari 2026 9:02

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Kamis, 1 Januari 2026 19:58

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

      • Video
        • Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Rabu, 7 Januari 2026 16:02

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Senin, 5 Januari 2026 18:05

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Jumat, 2 Januari 2026 18:04

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          Senin, 29 Desember 2025 19:12

      Ketika Penjara Tak Buat Jera Berbisnis Narkoba

      Minggu, 8 Mei 2016 14:04 WIB

      Ketika Penjara Tak Buat Jera Berbisnis Narkoba

      Jakarta (Antara Babel) - Lembaga pemasyarakatan atau lapas di berbagai kota dan daerah kini menjadi target operasi bagi Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Polri dalam pemberantasan narkoba.

      Pasalnya banyak narapidana atau napi yang menjadi pengendali sindikat jaringan narkoba dari dalam lapas. Sebagai contoh pada 2015 terungkap fakta bahwa terpidana mati kasus narkoba, Freddy Budiman,
      terlibat dalam peredaran narkotika jaringan internasional dan mengendalikan bisnis haram tersebut dari balik penjara.

      Jeruji penjara seakan tidak menghalangi para napi untuk tetap berbisnis narkoba. Itu terlihat dari beberapa kasus narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas yang diungkap baik oleh BNN ataupun Polri.

      Beberapa kasus tersebut di antaranya Kepolisian Sektor Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Riau meringkus seorang kurir narkoba jenis sabu-sabu berinisial MI yang dikendalikan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan setempat pada Kamis (7/4).

      Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan nomor kontak bandar narkoba yang saat ini mendekam di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pekanbaru itu. Selanjutnya petugas menyusun strategi penjebakan dengan menghubungi tahanan Lapas tersebut untuk memesan sabu-sabu. Tahanan yang diketahui berinisial A itu selanjutnya memerintahkan tersangka MI untuk mengantarkan satu paket sabu-sabu yang dipesan petugas.

      Tersangka MI mengaku mendapatkan sabu-sabu atau juga disebut shabu tidak langsung dari A, melainkan dari seorang pelaku lainnya berinisial F.

      Jaringan narkoba di lapas diketahui menggunakan sistem mata rantai terputus.

      "Tersangka tidak mengenal secara langsung dengan tahanan tersebut," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bukit Raya, Ipda Bahari Abdi.

      Kasus lainnya, pengungkapan kasus narkoba pada Minggu (8/4), yang melibatkan narapidana Asanudin di Lapas Cirebon sebagai pengendali. Sementara kurirnya adalah Ahmad Fadilah yang ditangkap BNN di Hotel FM 1 Boutiq, Jakarta Barat dengan barang bukti (barbuk) shabu 10,22 gram yang disita dari tangan tersangka Ahmad.

      "Kemudian dilakukan penggeledahan di rumah tersangka Ahmad di kawasan Sunter. Dan ditemukan shabu seberat 96 gram yang dikemas menjadi delapan bungkus, 20 butir ekstasi dan ganja seberat 245 gram dikemas dalam lima bungkus," kata Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol Arman Depari.

      Sementara di sisi lain, juga terungkap fakta bahwa tak sedikit napi yang terbukti menggunakan narkoba selama menjalani masa tahanan. Hal terlihat dari sebanyak 77 penghuni Lembaga Pemasyarakatan Klas II A dan Rumah Tahanan Negara Kelas II B Kota Balikpapan, Kalimantan Timur terbukti menggunakan narkoba setelah menjalani tes urine pada Rabu (13/4).

      Tujuh puluh tujuh orang tersebut rinciannya sebanyak 56 orang penghuni rutan dan 21 narapidana di Lapas Balikpapan menjalani tes urine dan terbukti positif menggunakan narkoba.

      Sementara dari tes urine yang dilakukan jajaran kepolisian dan TNI dalam rangka Operasi Bersinar 2016 terhadap narapidana penghuni Lapas Kelas IIB Ngawi, Jawa Timur, sembilan orang di antaranya terdeteksi telah menggunakan narkoba.

      Kepala Polres Ngawi AKBP Suryo Sudarmadi, di Ngawi, Rabu (13/4), mengatakan jumlah penghuni yang menjalani tes urine secara dadakan tersebut mencapai 217 orang.

      "Dari jumlah tersebut, terdiri dari 75 narapidana dan 142 tahanan. Hasilnya, sembilan orang penghuni Lapas Ngawi dinyatakan positif menggunakan narkoba," ujar AKBP Suryo.


      Pemisahan Napi Kasus Narkoba

      Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, lembaga pemasyarakatan (lapas) yang menahan para pengedar narkoba perlu dipisah dari narapidana kasus lainnya.

      "Sebanyak 50 persen peredaran narkoba dikendalikan dari balik penjara, dengan menyelesaikan masalah ini, maka kita telah menyelesaikan setengah isu narkoba," kata Menko Luhut.

      Oleh karena itu, menurut dia, pemisahan lapas diperkirakan dapat mengurangi peredaran narkotika dari lapas.

      Dengan pemisahan lapas, ia menilai, petugas akan lebih mudah mengawasi pergerakan para narapidana sehingga mereka tidak lagi dapat mengedarkan narkoba.

      Dia juga meminta para kepala lapas untuk tegas dalam menindak pelaku peredaran narkoba di penjara.

      Menurut Luhut, perlu kepemimpinan yang kuat untuk memberantas narapidana yang masih bisa melakukan aksinya di penjara.

      Ia pun meminta kepada para kepala lapas untuk membatasi komunikasi para narapidana terhadap dunia di luar lapas dengan menindak tegas warga binaan yang membawa alat komunikasi ke dalam lembaga pemasyarakatan.

      Dengan alat komunikasi tersebut, ia menambahkan, dapat menjadi sarana bagi tahanan untuk mengerjakan niat jahatnya seperti mengedarkan narkoba dan juga melakukan tindakan terorisme.


      Pilot Project Penjara Tanpa Ponsel dan Narkoba

      Senada dengan Menkopolhukam, pihak Kementerian Hukum dan HAM juga memerintahkan seluruh kantor wilayah untuk menetapkan lapas dan rutan sebagai proyek perintis untuk pemberantasan peredaran narkoba dan telepon genggam.

      "Masing-masing wilayah menetapkan minimal dua lapas dan rutan untuk pilot project bebas narkoba dan telepon genggam sebagai wujud hasil rapat kerja yang telah dilakukan," kata Sekretaris Jenderal Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto dalam telekonferensi dengan 33 kanwil di Ruang Kontrol Kemenkumham.

      Dalam telekonferensi yang juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly tersebut, beberapa kanwil menyampaikan program di lapas dan rutan wilayahnya untuk dijadikan proyek perintis pemberantasan narkoba dan telepon genggam.

      Kantor Wilayah Sumatera Utara menyampaikan ada 12 UPT untuk proyek perintis yaitu di tiga lapas, lima rutan, dan empat cabang rutan. Beberapa di antaranya Lapas Wanita Kelas IIA Medan, Lapas Kelas IIB Panyabungan, dan Lapas Narkotika Langkat.

      Kantor Wilayah Sumatera Selatan menetapkan beberapa UPT yg menjadi perintis antara lain Lapas Lubuklinggau (kapasitas 710 orang), Lapas Wanita Palembang, dan Lapas Kelas I Palembang.

      Kantor Wilayah Sulawesi Tengah menetapkan enam UPT untuk proyek perintis di antaranya Lapas Kelas IIB Toli-Toli dan Lapas Donggala.

      Kemudian, Kantor Wilayah Banten Lapas Wanita Kelas IIA Tangerang dan Rutan Kelas 1 Tangerang dan Lapas Cilegon.

      Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mendorong kepala kantor wilayah untuk memilih lapas yang memiliki potensi besar dalam peredaran narkoba.

      "Operasi tetap harus jalan tanpa diketahui, tapi (lapas dan rutan) yang berat harus yang pertama jadi pilot project," kata Yasonna.

      Sebelumnya dalam 704 operasi sidak di seluruh Indonesia yang telah dilakukan, Kemenkumham masih menemukan telepon gengam dan narkoba.

      Yasonna mengajak kepala kantor wilayah mampu melakukan langkah preventif dan represif agar narkoba dan telepon genggam tidak ditemukan lagi di lapas dan rutan.

      "Semua sudah harus melakukan upaya pembersihan narkoba di lapas. Kita harus melakukan ini dalam rangka menggagalkan upaya bandar narkoba memasukkan jaringannya di lapas," kata dia.

      Sementara perang BNN terhadap narkoba tampak mendapatkan perlawanan. Hal ini terlihat dari kasus kerusuhan berujung pembakaran lapas yang bermula dari penggeledahan BNN Provinsi Bengkulu.

      Rutan Malabero Bengkulu terbakar karena adanya aksi pembakaran oleh penghuni rutan yang dilatarbelakangi penggeledahan BNN Provinsi Bengkulu dan peminjaman seorang tahanan berinisial A oleh BNNP.

      Peminjaman tersebut diduga melatarbelakangi terjadinya tindak solidaritas dalam bentuk negatif dari penghuni rutan sehingga berujung pada aksi pembakaran.

      Sebanyak 27 orang napi menjadi tersangka atas kasus tersebut. Dari 27 tersangka tersebut, sebanyak 17 orang merupakan tahanan tindak pidana kasus narkoba dan 10 tersangka lainnya merupakan tahanan tindak pidana umum.

      Sementara kasus lainnya, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Ibnu Mundzakir menyatakan sedikitnya tiga orang pejabat lapas terindikasi positif mengkonsumsi narkoba setelah dilakukan tes urin serentak beberapa waktu lalu.

      "Sebanyak 145 pejabat struktural dari empat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang dilakukan tes urine sedikitnya ada tiga orang dinyatakan positif," kata Mundzakir.

      Ia menjelaskan empat Lapas yang dilakukan tes urin serentak itu adalah Lapas Musirawas, Musirawas Utara, dan Lapas Musi Banyuasin yang dipusatkan di Lapas Kelas II A Kota Lubuklinggau.

      Tes urine yang dilakukan serentak itu sengaja digelar terkait sosialisasi arahan dari Presiden RI dan Menteri Hukum dan HAM (Menkum-HAM).


      Buaya Sebagai Penjaga Lapas?

      Terkait adanya petugas lapas yang ikut terlibat peredaran narkoba bersama napi, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso mengeluarkan wacana untuk membangun kolam yang dihuni buaya di sekitar lapas narkotika, menggantikan personel penjaga lapas.

      Hal itu, menurutnya, sebagai wujud realisasi program sterilisasi dan membuat efek jera bagi para pengedar dan bandar narkoba yang ditahan di balik jeruji penjara.

      Jenderal bintang tiga itu menjelaskan bahwa harus ada upaya pencegahan agar para pelaku narkoba kelas kakap menjadi jera dan tidak mengulangi perbuatannya lagi.

      "Kalau yang menjaga buaya, mana mungkin mau disuap? Ini semata-mata demi menyelamatkan generasi muda dan bangsa tidak hancur karena perilaku-perilaku bandar narkoba itu," kata Budi.

      Lapas yang seharusnya membina napi yang sudah terjerumus dalam peredaran narkoba kini malah menjadi pusat peredaran narkoba.

      Dibutuhkan pengawasan yang ketat untuk memberantas peredaran narkoba di lapas dan kerja sama yang optimal antar-institusi penegak hukum baik BNN, Polri maupun Kemenkumham untuk memberantas peredaran narkoba di penjara.

      Para petugas lapas juga diharapkan agar memiliki integritas agar tidak dimanfaatkan oleh para napi yang masih nekad untuk tetap memakai atau berbisnis narkoba.

      Pewarta: Anita Permata Dewi
      Editor : Mulki
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Usai Trump ancam Petro, Kolombia nyatakan siap berantas narkoba

      Usai Trump ancam Petro, Kolombia nyatakan siap berantas narkoba

      6 Januari 2026 16:55

      Bangka Tengah fokuskan pencegahan narkoba di tiga desa

      Bangka Tengah fokuskan pencegahan narkoba di tiga desa

      5 Januari 2026 20:38

      Polda: Tindak pidana narkoba tertinggi di Babel

      Polda: Tindak pidana narkoba tertinggi di Babel

      1 Januari 2026 11:40

      Kapolda Babel: Gangguan kamtibmas 2025 naik 13,26 persen, narkoba masih dominan

      Kapolda Babel: Gangguan kamtibmas 2025 naik 13,26 persen, narkoba masih dominan

      31 Desember 2025 10:46

      Deretan artis yang tersandung masalah narkoba tahun 2025

      Deretan artis yang tersandung masalah narkoba tahun 2025

      29 Desember 2025 10:39

      TNI AL amankan kapal tak berdokumen bawa kayu dan narkoba di Karimun

      TNI AL amankan kapal tak berdokumen bawa kayu dan narkoba di Karimun

      28 Desember 2025 22:59

      BNN bongkar 746 kasus narkoba jaringan nasional dan internasional

      BNN bongkar 746 kasus narkoba jaringan nasional dan internasional

      19 Desember 2025 18:46

      Polsek Lepar Pongok ringkus pengedar narkotika

      Polsek Lepar Pongok ringkus pengedar narkotika

      15 Desember 2025 15:04

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Harga emas Antam hari ini turun

      Harga emas Antam hari ini turun

      Sekda Bangka Tengah: Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa masih tahap persetujuan izin tapak

      Sekda Bangka Tengah: Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa masih tahap persetujuan izin tapak

      Top News

      • BPBD Bangka membantu masyarakat tangani dampak banjir

        BPBD Bangka membantu masyarakat tangani dampak banjir

        24 menit lalu

      • Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        1 jam lalu

      • Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

        Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

        2 jam lalu

      • Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

        Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

        3 jam lalu

      • BMKG keluarkan peringatan hujan disertai petir dan angin kencang

        BMKG keluarkan peringatan hujan disertai petir dan angin kencang

        4 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA
      notification icon
      Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com