Jakarta (ANTARA) - PT Pyridam Farma Tbk (kode emiten: PYFA) dan Research Genetic Cancer Center (RGCC) menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama untuk menghadirkan solusi kesehatan yang inovatif untuk pengobatan kanker di Indonesia.
Kolaborasi dengan RGCC merupakan langkah strategis bagi PYFA untuk memperkuat posisi kami sebagai pemimpin industri farmasi di Indonesia, ujar Direktur Pyridam Farma Widjanarko Brotosaputro dalam keterangan di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dan berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna mendorong inovasi dan pengembangan produk kesehatan yang berkualitas.
PYFA memiliki fasilitas produksi yang andal dan jaringan distribusi yang luas dalam menghadirkan produk-produk kesehatan berkualitas untuk masyarakat Indonesia.
Sementara RGCC adalah lembaga riset kanker terkemuka asal Swiss dengan spesialisasi dalam penelitian kanker yang melakukan pengembangan tes diagnostik yang inovatif dan pengembangan obat kanker secara personalisasi.
Dengan keahlian yang mendalam dalam genetika kanker, RGCC mampu memberikan data yang komprehensif untuk mendiagnosis kanker secara dini dan menentukan terapi yang paling sesuai dan efektif bagi setiap pasien secara personal.
Melalui kolaborasi tersebut, PYFA akan menjadi mitra RGCC dalam memasarkan dan mendistribusikan produk-produk inovatif RGCC di pasar Indonesia, sehingga semakin banyak pasien yang dapat memperoleh manfaat dari terapi kanker yang dipersonalisasi.
Sementara RGCC akan memberikan dukungan dan menjadi mitra PYFA untuk memasuki pasar Eropa dan memenuhi kualitas mutu sesuai dengan standard Eropa.
Kami sangat optimis bahwa kemitraan ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya memerangi kanker, kata Widjanarko.
Berita Terkait
Ketahui ciri-ciri rambut rontok akibat kanker
6 Desember 2024 18:58
Di hadapan pengusaha AS, Prabowo ibaratkan korupsi seperti kanker
12 November 2024 12:23
Dokter: kanker pita suara sebagian besar terjadi pada perokok
29 Oktober 2024 17:18
Pengobatan dini tingkatkan harapan hidup anak penderita kanker
22 Oktober 2024 15:19
Memeriksa kepadatan payudara berhubungan dengan deteksi dini kanker
13 Oktober 2024 10:08
Mitos seputar kanker dari kopi hingga rebahan
26 September 2024 22:27
Mengenal gejala kanker limfoma hodgkin dan faktor risiko
26 September 2024 15:22
Adakah hubungan antara ponsel dan kanker otak? Ini kata peneliti
8 September 2024 18:13