Tanjungpandan, Belitung (ANTARA) - Tokoh masyarakat Tionghoa Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ayie Gardiansyah mengimbau warga keturunan Tionghoa di daerah itu merayakan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili secara sederhana.
"Kami berharap masyarakat Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek tidak dengan cara eksklusif," katanya di Tanjungpandan, Jumat.
Ia mengatakan, Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili akan jatuh pada, Rabu (29/1) mendatang.
Dirinya mengajak warga keturunan Tionghoa setempat untuk menjaga ketenteraman, ketertiban, keharmonisan, dan kerukunan selama berlangsungnya perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.
"Karena tanpa hidup rukun dan harmonis tidak mungkin kita bisa bahagia. Jadi ketiga hal ini yang harus kita jaga dengan baik," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, momentum Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili juga bertepatan dengan selesai digelarnya pesta demokrasi bangsa Indonesia yakni Pilkada serentak 2024.
"Jadi kita mengharapkan ada kehidupan yang kondusif, enak, dan berkelanjutan," katanya.
Dia berharap Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili atau tahun Ular Kayu ini perekonomian bangsa Indonesia semakin maju dan meningkat.
"Sehingga kehidupan bermasyarakat juga bisa lebih baik saling toleransi, saling mengisi, mengasah, dan mengasuh," ujarnya.