Bangka, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendaftarkan varietas padi gogo ke Kementerian Pertanian guna memperoleh sertifikat unggul.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Syarli Nopriansyah di Sungailiat, Jumat, mengatakan sertifikat unggul varietas padi gogo diperlukan untuk melindungi keaslian dan kemurnian karena padi jenis ini dianggap cocok dengan kondisi tanah dan iklim Bangka Belitung.
"Padi gogo yang sudah ditanam oleh petani di Kabupaten Bangka turun temurun dan bahkan memahami karakter padi saat penanaman," katanya.
Bahkan, kata dia, petani enggan menanam jika memperoleh bantuan benih padi yang berasal dari luar Bangka Belitung meskipun padi itu sudah bersertifikat unggul dengan alasan belum mengenal karakter dan cara perawatan yang benar.
"Sertifikat unggul terus kami perjuangan karena selain untuk melindungi keaslian padi itu, juga sebagai syarat pengajuan pengadaan bantuan benih," jelasnya.
Menurut dia, bantuan benih padi untuk petani adalah padi yang sudah memperoleh sertifikat unggul dari lembaga resmi, sedangkan padi gogo belum mengantungi sertifikat unggul.
Tercatat luas sawah di Kabupaten Bangka mencapai kurang lebih 2.500 hektare terdiri dari padi sawah dan padi ladang, tersebar di sejumlah kecamatan.
"Dengan cakupan luas sawah mencapai kurang lebih 2.500 hektare tersebut diharapkan mampu memenuhi produksi gabah dalam membantu program ketahanan pangan," jelas dia.