Pangkalpinang (ANTARA) - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi dengan Bank Indonesia melalui "Explore Babel 2025: 101 Workshop Series" memperkuat perempuan tangguh, guna meningkatkan perekonomian daerah itu.
“Perempuan tangguh adalah kunci ketahanan ekonomi dan penggerak belanja rumah tangga,” kata Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Babel Noni Hidayat Arsani di Pangkalpinang Selasa.
Ia mengatakan kegiatan Explore Babel 2025: 101 Workshop Series ini sangat penting untuk menjadikan kaum perempuan tangguh, adaptif, mandiri dan resilien dalam menghadapi tantangan hidup, mampu membuat keputusan strategis dalam kondisi terbatas, serta cakap mendorong perubahan positif di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Kaum perempuan ini tidak hanya mengelola rumah tangga, tetapi tidak jarang menjadi tulang punggung ekonomi, dengan bekerja di luar rumah maupun memanfaatkan keterampilannya untuk menambah pendapatan, salah satunya melalui UMKM,” ujarnya.
Menurut dia saat ini, kaum perempuan mampu menjadi motor penggerak ekonomi nasional melalui keterlibatannya dalam pengembangan UMKM.
"Kita berharap melalui kegiatan ini dapat menambah wawasan kaum perempuan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya yang berdaya saing di pasar global," katanya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Babel Rommy S. Tamawiwy mengatakan saat ini pelaku UMKM di Indonesia khususnya Kepulauan Babel didominasi oleh perempuan.
“Kalau kita lihat data, lebih dari 51 persen pelaku usaha kita ini adalah ibu-ibu. Maka, kami memberikan ruang bagi perempuan tangguh ini untuk meningkatkan kompetensi usahanya,” ujarnya.
Ia menyatakan kegiatan Explore Babel 2025: 101 Workshop Series bertemakan “Serumpun Sebalai, Sehati Kite Bangun Babel” merupakan wadah bagi kemajuan UMKM dan pariwisata di daerah ini.
“Kegiatan ini sebagai bagian dari sumbangsih Bank Indonesia bagi pemerintah provinsi dan kabupaten, kota serta masyarakat di Bumi Serumpun Sebalai ini,” katanya.
