• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News babel
Kamis, 8 Januari 2026
Antara News babel
Antara News babel
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
      Bappenas: transformasi belanja negara diarahkan ke Danantara dan MBG

      Bappenas: transformasi belanja negara diarahkan ke Danantara dan MBG

      Kamis, 8 Januari 2026 17:01

      TNI AL kerahkan KRI Banda Aceh untuk bawa alat berat ke lokasi bencana

      TNI AL kerahkan KRI Banda Aceh untuk bawa alat berat ke lokasi bencana

      Kamis, 8 Januari 2026 15:09

      Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

      Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

      Kamis, 8 Januari 2026 13:55

      Ridwan Kamil: Perceraian dengan Atalia merupakan jalan terbaik

      Ridwan Kamil: Perceraian dengan Atalia merupakan jalan terbaik

      Rabu, 7 Januari 2026 18:23

      Seskab: Presiden wujudkan swasembada pangan dalam setahun

      Seskab: Presiden wujudkan swasembada pangan dalam setahun

      Rabu, 7 Januari 2026 18:20

  • Mancanegara
      Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

      Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

      Kamis, 8 Januari 2026 14:52

      Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

      Gempa bermagnitudo 6,4 guncang Provinsi Davao Oriental di Filipina

      Kamis, 8 Januari 2026 12:14

      Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

      Iran kecam intervensi AS di tengah gelombang protes

      Kamis, 8 Januari 2026 10:58

      Trump teken memorandum penarikan AS dari 66 organisasi internasional

      Trump teken memorandum penarikan AS dari 66 organisasi internasional

      Kamis, 8 Januari 2026 10:08

      Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS, kata Trump

      Venezuela bisa gunakan pendapatan minyak untuk beli produk AS, kata Trump

      Kamis, 8 Januari 2026 9:08

  • Bangka Belitung
    • Pangkal Pinang
    • Bangka
    • Bangka Tengah
    • Bangka Selatan
    • Bangka Barat
    • Belitung
    • Belitung Timur
    • Lingkungan
        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Polda Bangka Belitung tanam 28.775 pohon, hijaukan lahan bekas tambang

        Minggu, 4 Januari 2026 13:33

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Warga Pangkalpinang diimbau waspadai cuaca buruk rayakan tahun baru

        Rabu, 31 Desember 2025 21:04

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Polres Bangka Barat tanam 500 bibit pohon di lahan bekas tambang

        Selasa, 30 Desember 2025 16:35

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Polda Babel tanam 5.000 bibit di lahan bekas tambang seluas lima hektare

        Selasa, 30 Desember 2025 11:19

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        UBB dorong peran masyarakat lindungi Arwana Kelesak di Bangka Barat

        Jumat, 19 Desember 2025 18:34

    • Olahraga
        Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        Kamis, 8 Januari 2026 16:17

        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Jadwal Malaysia Open 2026: Lima wakil Indonesia berjuang di babak kedua

        Kamis, 8 Januari 2026 9:50

        Setelah pemecatan Amorim, Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2

        Setelah pemecatan Amorim, Manchester United ditahan imbang Burnley 2-2

        Kamis, 8 Januari 2026 9:16

        Mengapa pemecatan Ruben Amorim bukan solusi bagi Manchester United?

        Mengapa pemecatan Ruben Amorim bukan solusi bagi Manchester United?

        Kamis, 8 Januari 2026 9:10

        Manchester City ditahan imbang Brighton

        Manchester City ditahan imbang Brighton

        Kamis, 8 Januari 2026 9:05

    • Gaya Hidup
        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Spesifikasi dari New Creta Alpha yang dibanderol Rp455 juta

        Kamis, 8 Januari 2026 13:52

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kiat menyiapkan makanan bergizi sederhana untuk anak

        Kamis, 8 Januari 2026 10:01

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Januari 2026 punya libur panjang, ini kalender lengkapnya

        Selasa, 6 Januari 2026 16:20

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Cara hadapi peningkatan penyakit di musim hujan menurut IDAI

        Selasa, 6 Januari 2026 16:07

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Melihat prediksi peruntungan pada tahun kuda api

        Selasa, 6 Januari 2026 15:58

    • Opini
        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Ketika mukena menjadi barang bukti

        Kamis, 8 Januari 2026 8:53

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Ketika belanja layanan kesehatan terus meroket

        Rabu, 7 Januari 2026 11:27

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Pilkada oleh DPRD dari perspektif kemaslahatan publik

        Rabu, 7 Januari 2026 9:02

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Penerapan keadilan restoratif hingga pidana kerja sosial sambut KUHP Baru

        Kamis, 1 Januari 2026 19:58

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        65 tahun mengabdi: Jasa Raharja dan perjalanan melindungi masyarakat Indonesia

        Kamis, 1 Januari 2026 3:21

    • English News
        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Erick Thohir Indonesia men's badminton gold at Sea Games

        Kamis, 11 Desember 2025 10:42

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        State must not lose against illegal tin mining: Defense Minister

        Rabu, 19 November 2025 21:31

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        KPK backs Prabowo's move to use seized assets for school smartboards

        Rabu, 19 November 2025 9:56

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Prabowo confers National Hero titles on Soeharto, nine figures

        Senin, 10 November 2025 14:27

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Prabowo and Indonesia's active role for lasting peace in Gaza

        Jumat, 17 Oktober 2025 14:24

    • Pariwisata dan Multikultur
      • Pangkalpinang
      • Bangka
      • Bangka Tengah
      • Bangka Barat
      • Bangka Selatan
      • Belitung
      • Belitung Timur
      • Foto
        • Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Kedatangan KRI Todak-631 di Belinyu

          Selasa, 6 Januari 2026 11:53

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Peninjauan pelayanan dan pengamanan di Pelabuhan Tanjungkalian

          Jumat, 26 Desember 2025 22:56

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Evakuasi remaja tenggelam di Muara Sungai Kurau

          Rabu, 24 Desember 2025 11:33

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Latihan penanganan kecelakaan pesawat di Pangkalpinang

          Selasa, 9 Desember 2025 18:25

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Tumpukan batang kayu dan lumpur hambat akses ke Desa Tanjung Karang, Aceh Tamiang

          Sabtu, 6 Desember 2025 11:16

      • Video
        • Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Nilai ekspor perikanan Babel naik 19,58 persen pada tahun 2025

          Rabu, 7 Januari 2026 16:02

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Angkutan udara Bangka Belitung alami penyesuaian musiman

          Senin, 5 Januari 2026 18:05

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Babel dapat penghargaan, Cek Kesehatan Gratis lampaui target nasional

          Jumat, 2 Januari 2026 18:04

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Polda Babel ungkap 104 kasus tambang ilegal sepanjang 2025

          Rabu, 31 Desember 2025 19:34

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          BPBD Pangkalpinang siaga hadapi potensi bencana akibat hujan lebat

          Senin, 29 Desember 2025 19:12

      AS cabut visa delegasi Palestina saatnya PBB pindah dari New York?

      Senin, 1 September 2025 9:10 WIB

      AS cabut visa delegasi Palestina saatnya PBB pindah dari New York?

      Jakarta (ANTARA) - Dalam sebuah langkah kontroversial yang memicu kecaman luas di tataran global, pemerintah AS mengumumkan untuk mencabut visa Presiden Palestina Mahmoud Abbas serta 80 anggota delegasinya.

      Kebijakan "nyeleneh" dari pemerintahan negara adidaya pimpinan Presiden Donald Trump itu dilakukan hanya beberapa pekan sebelum Delegasi Palestina itu menghadiri Majelis Umum PBB 2025 yang akan digelar di New York, September mendatang.

      Di tengah genosida dan penderitaan lainnya yang dialami oleh masyarakat Palestina khususnya di Gaza, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio malahan menyalahkan pihak Palestina karena "merusak prospek perdamaian" hanya karena mengupayakan pengakuan atas negara Palestina.

      Rubio menuding tanpa dasar kuat bahwa Otoritas Palestina tidak mematuhi komitmen mereka, antara lain karena terlibat dalam "kampanye menggunakan hukum sebagai senjata" dengan adanya permohonan ke Mahkamah Internasional dan Mahkamah Pidana Internasional untuk meminta pertanggungjawaban rezim Zionis Israel yang telah melakukan berbagai pelanggaran brutal baik di Jalur Gaza maupun di Tepi Barat Palestina.

      Hal ini juga membuat berbagai pihak bingung dengan prinsip hati nurani dan kemanusiaan apa yang digunakan Washington?

      Apalagi, keputusan yang memicu banyak kritik itu juga secara langsung melanggar kewajiban hukum AS sebagai tuan rumah Markas Besar PBB, serta menimbulkan pertanyaan mendesak tentang ketidakberpihakan dan keandalan AS sebagai penjaga diplomasi internasional.

      Amerika Serikat, sebagai tuan rumah Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, terikat oleh Perjanjian Markas Besar PBBAS tahun 1947 untuk memberikan visa kepada semua perwakilan negara anggota PBB dan pengamat yang menghadiri pertemuan resmi PBB.

      Perjanjian pemberian visa untuk aktivitas PBB semestinya terlepas dari pandangan politik yang dipegang pemerintah AS. Meskipun bukan anggota penuh PBB, Negara Palestina telah memegang status pengamat sejak tahun 1974 dan telah secara resmi diakui sebagai "Palestina" dalam proses PBB sejak Resolusi 43/177 pada tahun 1988.

      Dengan mencabut visa untuk Presiden Mahmoud Abbas dan delegasinya menjelang Majelis Umum 2025, AS melanggar perjanjian yang mengikat ini.

      Sementara Washington mengklaim keputusan itu dibuat atas dasar keamanan nasional, para kritikus berpendapat langkah itu bermotif politik dan merusak prinsip akses kesetaraan PBB.

      Penegakan kewajiban tuan rumah yang selektif seperti itu mengancam kredibilitas PBB itu sendiri dan menciptakan preseden berbahaya untuk mempolitisasi forum multilateral terpenting di dunia.

      Momen ini menarik paralel yang mirip dengan yang terjadi pada tahun 1988, ketika penolakan visa serupa memaksa pergelaran Majelis Umum PBB untuk sementara pindah ke Jenewa, atau bahkan lebih jauh lagi, membuka kans untuk pindah permanen dari New York.

      Mengingat 1988

      AS pada 1988 pernah menolak visa Ketua Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Yasser Arafat, sehingga menghalangi partisipasi Arafat dalam sesi khusus Majelis Umum PBB 1988. Peristiwa seperti itu terjadi lagi ketika visa Presiden Palestina Mahmoud Abbas dicabut AS menjelang Majelis Umum PBB 2025.

      Langkah AS pada dua kesempatan tersebut juga sama-sama menuai kritik internasional yang tajam. Pada 1988, hal itu menyebabkan Majelis Umum memindahkan sesi tersebutyang berfokus pada "Persoalan Palestina"dari tempat tradisional New York di AS, ke Jenewa di Swiss.

      Pidato Arafat di hadapan Majelis pada 13 Desember 1988 juga dapat disebut sebagai peristiwa bersejarah karena menegaskan kembali pengakuan PLO atas hak Israel untuk hidup dan mendukung resolusi utama PBB (181, 242, 338) sebagai dasar negosiasi.

      Dua hari kemudian setelah pidato historis tersebut, PBB mengadopsi Resolusi 43/177, yang secara resmi mengakui Negara Palestina dan mengubah sebutan resmi PLO di PBB menjadi Palestina. Resolusi tersebut disahkan dengan 104 negara mendukung, 2 menentang (AS dan Israel), dan 36 abstain.

      Untuk itu, apa yang terjadi di Jenewa pada 1988 menjadi pengingat kuat bahwa ketika negara tuan rumah (baca: AS) menghalangi partisipasi satu pihak, maka PBB dapat mengambil tindakan untuk melindungi integritasnya. Krisis saat ini mengundang pertimbangan ulang yang serius tentang apakah sejarah kini harus terulang kembali.

      Sebenarnya, langkah pencabutan visa oleh AS terhadap pejabat Palestina mencerminkan bentuk kemerosotan yang mendalam atas peran AS sebagai penyelenggara yang seharusnya netral dalam diplomasi internasional.

      Meskipun AS telah lama memposisikan diri sebagai pemimpin global dan negara adidaya pasca-Perang Dunia II, kredibilitasnya sebagai tuan rumah PBB yang netral semakin dipertanyakan, karena secara terbuka berpihak pada pemerintahan garis keras Israel dan menghalangi partisipasi Palestina.

      Harus diingat bahwa pada tahun 2025 yang semakin terbuka penerapan gagasan multipolar di tataran global ini, AS sudah tidak lagi menikmati dominasi tak terkendali yang dimilikinya selama abad ke-20.

      Kekuatan-kekuatan yang sedang bangkit di belahan bumi selatan dari Indonesia dan Brasil hingga Afrika Selatan dan India serta kian seringnya blok Uni Eropa mengkritik AS karena dianggap melanggar norma-norma internasional, membuat legitimasi lembaga internasional seperti PBB betul-betul bergantung pada prinsip keadilan dan kesetaraan.

      Untuk itu, langkah kontroversial AS juga dinilai tidak akan memperkuat pengaruh negara adidaya itu, tetapi malahan semakin mengisolasinya. Mau tidak mau, komunitas internasional kini dihadapkan pada pilihan antara menoleransi bias yang blak-blakan yang ditunjukkan AS atau melindungi muruah integritas dari PBB itu sendiri.

      Apalagi, Majelis Umum PBB memiliki wewenang untuk memindahkan sementara sesi-sesinya, sebagaimana ditunjukkan pada tahun 1988 ketika dipindahkan ke Jenewa sebagai tanggapan atas hambatan yang dilakukan AS.

      Pemindahan permanen?

      Dengan pencabutan visa tahun 2025 yang menggemakan kembali preseden tersebut, sejumlah pihak telah memikirkan langkah serupabahkan mungkin lebih berkelanjutan, yaitu tidak hanya pemindahan temporer, tetapi apakah perlu pemindahan permanen Majelis Umum PBB dari New York, AS?

      Meskipun AS tetap menjadi rumah bagi Markas Besar PBB, perilakunya yang semakin dipolitisasi menimbulkan kekhawatiran serius tentang kelayakannya untuk bertindak sebagai tuan rumah yang netral.

      Untuk itu, negara-negara anggota juga dapat berpikir tentang memulai pemungutan suara untuk memindahkan seluruh atau sebagian operasi Majelis Umum ke lokasi baru yang netral.

      Beberapa kota yang bisa menonjol sebagai calon tuan rumah, selain Jenewa di Swiss yang memiliki kehadiran berbagai kantor PBB yang kuat dan warisan netralitasnya, antara lain Tokyo di Jepang, Wina di Austria, Den Haag di Belanda, hingga Dubai di Uni Emirat Arab.

      Selain itu, sejumlah alternatif bagi negara-negara di belahan bumi selatan bahkan dapat diusulkan sebagai desentralisasi kekuasaan yang simbolis, sebagai sebuah langkah yang akan mencerminkan kondisi dunia yang lebih multipolar saat ini dibandingkan periode sebelumnya.

      Dalam menghadapi rasa frustrasi yang semakin meningkat terhadap keberpihakan AS, negara-negara Selatan memiliki peran penting dalam mempertahankan kredibilitas PBB. Negara-negara seperti Indonesia, dengan dukungan jangka panjangnya bagi Palestina serta komitmen terhadap gerakan nonblok di tingkat internasional, berada di posisi yang tepat untuk mengusulkan resolusi yang menegaskan kembali kewajiban negara tuan rumah untuk menegakkan netralitas.

      Indonesia dan berbagai mitra di negara-negara Selatan juga dapat mendorong reformasi struktural, termasuk peninjauan Perjanjian Markas Besar PBB dan rencana kontingensi untuk merelokasi pertemuan-pertemuan penting ketika kewajiban sebagai tuan rumah dilanggar.

      PBB dibangun untuk menjadi platform netral bagi perdamaian, diplomasi, dan keadilan, sehingga ketika negara tuan rumah merusak netralitas tersebut, lembaga internasional itu sendiri berada dalam risiko.

      Pencabutan visa oleh AS terhadap delegasi Palestina pada tahun 2025 merupakan ujian apakah PBB tetap menjadi lembaga global sejati atau tunduk pada politik satu negara.

      Seperti halnya pada tahun 1988, PBB memiliki pilihan antara melindungi prinsip-prinsipnya atau mengikis legitimasinya. Jika netralitas tidak dapat dijamin di New York, maka mungkin Majelis Umum PBB harus menemukan tempat baru yang lebih adil, sebuah lokasi yang mencerminkan dunia saat ini, bukan seperti di masa lalu.

      Pewarta: M Razi Rahman
      Uploader : Rustam Effendi
      COPYRIGHT © ANTARA 2026

      Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

      • Whatsapp
      • facebook
      • twitter
      • email
      • pinterest

      Berita Terkait

      Inggris sambut baik hubungan diplomatik penuh dengan palestina

      Inggris sambut baik hubungan diplomatik penuh dengan palestina

      7 Januari 2026 11:44

      Presiden Palestina: Negara Palestina adalah kenyataan tak terelakkan

      Presiden Palestina: Negara Palestina adalah kenyataan tak terelakkan

      1 Januari 2026 21:49

      Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 71.269 orang

      Jumlah korban tewas akibat agresi Israel di Gaza capai 71.269 orang

      1 Januari 2026 02:37

      Natal di dunia diwarnai doa perdamaian untuk Palestina dan Ukraina

      Natal di dunia diwarnai doa perdamaian untuk Palestina dan Ukraina

      25 Desember 2025 23:26

      Kardinal Pizzaballa: Pesan harapan bergema dari Gaza di Hari Natal

      Kardinal Pizzaballa: Pesan harapan bergema dari Gaza di Hari Natal

      25 Desember 2025 11:29

      137.000 anak dan ibu hamil Gaza terancam malnutrisi hingga April

      137.000 anak dan ibu hamil Gaza terancam malnutrisi hingga April

      22 Desember 2025 19:34

      Yerusalem memanas: 182 pemukim ilegal Israel terobos Masjid Al-Aqsa

      Yerusalem memanas: 182 pemukim ilegal Israel terobos Masjid Al-Aqsa

      10 Desember 2025 10:48

      Majelis Umum PBB sahkan 5 resolusi dukung Palestina

      Majelis Umum PBB sahkan 5 resolusi dukung Palestina

      6 Desember 2025 23:12

      Terpopuler

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Harga emas Antam hari ini naik

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Hari ini, harga emas Antam terpantau stabil

      Harga emas Antam hari ini turun

      Harga emas Antam hari ini turun

      Sekda Bangka Tengah: Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa masih tahap persetujuan izin tapak

      Sekda Bangka Tengah: Pembangunan PLTN di Pulau Gelasa masih tahap persetujuan izin tapak

      Top News

      • BPBD Bangka membantu masyarakat tangani dampak banjir

        BPBD Bangka membantu masyarakat tangani dampak banjir

        19 menit lalu

      • Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        Presiden Prabowo terima laporan peraih medali di SEA Games sudah terima bonus

        1 jam lalu

      • Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

        Rakyat Venezuela unjuk rasa tuntut pembebasan Presiden Maduro

        2 jam lalu

      • Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

        Virus superflu lebih berbahaya dibanding COVID-19, benarkah? Cek faktanya

        3 jam lalu

      • BMKG keluarkan peringatan hujan disertai petir dan angin kencang

        BMKG keluarkan peringatan hujan disertai petir dan angin kencang

        4 jam lalu

      Antara News babel
      babel.antaranews.com
      Copyright © 2026
      • Top News
      • Terkini
      • RSS
      • Twitter
      • Facebook
      • Mancanegara
      • Bangka Belitung
      • Lipsus
      • Lingkungan
      • Olahraga
      • Gaya Hidup
      • Opini
      • English-news
      • Pariwisata Babel
      • Ketentuan Penggunaan
      • Tentang Kami
      • Pedoman
      • Kebijakan Privasi
      • BrandA
      • ANTARA Foto
      • Korporat
      • PPID
      • www.antaranews.com
      • Antara Foto
      • IMQ
      • Asianet
      • OANA