Pangkalpinang (ANTARA) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih proaktif guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dalam mengendalikan inflasi di daerah itu.
"Seluruh OPD harus bersinergi dalam mengendalikan inflasi ini," kata Hidayat Arsani saat menghadiri rapat pengendalian inflasi daerah secara virtual di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan rapat pengendalian inflasi daerah secara virtual dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ini membahas langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
“Koordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah juga sangat penting, agar kita bisa mengantisipasi lonjakan harga sejak dini,” ujarnya.
Ia menyatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Kepulauan Babel pada Agustus 2025 mengalami inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 1,34 persen dan deflasi month-to-month (m-to-m) 0,46 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 105,17.
“Inflasi y-on-y terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga bawang merah, emas perhiasan, dan beras. Sedangkan deflasi m-to-m disumbang oleh turunnya harga angkutan udara, daging ayam ras, dan cabai rawit,” ujarnya.
Ia menambahkan perkembangan inflasi di tingkat kabupaten, kota di Kepulauan Babel, tercatat Tanjung Pandan mengalami deflasi y-on-y sebesar 0,13 persen dan deflasi m-to-m 1,11 persen. Sementara Kota Pangkalpinang mencatat inflasi y-on-y 1,34 persen dan deflasi m-to-m 0,49 persen.
Selain membahas inflasi, Gubernur Hidayat juga menyinggung terkait aksi unjuk rasa yang sempat terjadi di Babel beberapa hari sebelumnya. Menindaklanjuti arahan Mendagri Tito Karnavian, pemerintah daerah bersama Forkopimda telah melakukan berbagai langkah antisipatif.
“Kami sudah menggelar rapat koordinasi dengan Forkopimda, doa bersama, pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), hingga duduk bersama dengan tokoh agama, pelajar, dan masyarakat. Semua ini untuk memastikan situasi tetap kondusif,” katanya.
