Pangkalpinang (ANTARA) - Tim SAR Gabungan Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pencarian terhadap Muhammad Aditya Tri Nugroho (19), pengunjung Pantai Teluk Uber Bangka yang hilang terseret ombak di objek wisata pantai daerah itu.

"Kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan gelombang besar menjadi hambatan bagi personel dalam pencarian korban," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang Mikel Rachman Junika di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan operasi SAR terhadap seorang pemuda yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Teluk Uber Kabupaten Bangka dimulai Selasa (13/1) sore.

Berdasarkan laporan yang diterima, korban sedang berenang bersama tiga orang rekannya pada pukul 13.45 WIB. Namun, saat sedang asyik mandi, korban dan salah satu rekannya yang bernama Sofian tiba-tiba terseret arus kuat dan gelombang besar.

"Rekan korban bernama Sofian berhasil menyelamatkan diri dan menggapai salah satu bebatuan di pantai. Sayangnya, korban Aditya terseret arus ke tengah dan hilang dari pantauan akibat kondisi gelombang yang sedang tinggi," ujarnya.

Setelah menerima laporan dari keluarga korban, Kansar Pangkalpinang memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian.

Tiba di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi intensif dengan berbagai unsur potensi SAR yang telah bersiaga di lapangan, di antaranya Rescuer Kansar Pangkalpinang, Satpolairud Polres Bangka, TNI AD, BPBD Bangka, SAR Brimob Kompi C Sungailiat, Damkar Bangka, Laskar Sekaban, dan aparat desa setempat.

Dalam upaya pencarian hari pertama ini Tim SAR Gabungan mengerahkan berbagai alutsista untuk memaksimalkan penyisiran. Selain menggunakan Rubber Boat (perahu karet) milik Basarnas dan Laskar Sekaban untuk menyisir permukaan air, tim juga menurunkan drone thermal milik Basarnas.

"Kami mengoptimalkan pencarian dengan menurunkan drone thermal milik Basarnas untuk memantau area dari udara melalui sensor panas. Kami berharap upaya kolaboratif ini segera membuahkan hasil dan korban dapat segera ditemukan," katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan tetap memperhatikan keselamatan personel di tengah kondisi cuaca yang dinamis.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026