Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama Kepolisian Resor setempat menguatkan sinergi kelembagaan guna meningkatkan mitigasi keamanan pra pemilu.
"Selama sepekan kemarin, kita telah melaksanakan kunjungan ke beberapa instansi guna mempererat koordinasi kelembagaan, salah satunya ke Polres Bangka Barat," kata Anggota KPU Kabupaten Bangka Barat Dwi Aprianto di Mentok, Senin.
Ia menjelaskan komunikasi dan koordinasi bersama lintas sektor tersebut bertujuan untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kerawanan serta tantangan keamanan pra pemilu.
"Ini merupakan kegiatan kita di luar tahapan pemilu, melalui pertemuan ini kita berdiskusi mengenai langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta kelancaran seluruh proses penyelenggaraan pemilu di Kabupaten Bangka Barat, baik sebelum pemilu ataupun pada saat memasuki tahapan pemilu," katanya.
Menurut dia, dukungan dan kerja sama dari jajaran kepolisian dan instansi terkait lainnya penting dalam rangka menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan demokratis.
Sinergisitas lintas lembaga menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Polres Bangka Barat menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmen untuk terus mendukung KPU Kabupaten Bangka Barat dalam pengamanan pemilu.
Koordinasi dan komunikasi yang intensif akan terus dilakukan guna memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dengan adanya silaturahmi dan koordinasi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid lintas sektor dalam mewujudkan Pemilu yang aman, tertib, dan berintegritas.
Sebelum melakukan pertemuan dengan Kapolres Bangka Barat, KPU juga telah melakukan koordinasi dengan Bawaslu Kabupaten Bangka Barat dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten setempat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat koordinasi dan komunikasi antara penyelenggara pemilu dan pemerintah daerah di tingkat kabupaten.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai hal strategis terkait penguatan kerja sama pada kegiatan non tahapan, seperti pendidikan pemilih, sosialisasi kepemiluan, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta upaya menjaga integritas dan profesionalisme penyelenggara pemilu secara berkelanjutan.
"Sinergisitas yang baik antara KPU dan Bawaslu merupakan kunci dalam menciptakan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas, berintegritas, dan dipercaya masyarakat. Melalui koordinasi yang intens dan komunikasi yang harmonis, diharapkan setiap program dan kegiatan non tahapan dapat berjalan lebih efektif dan saling mendukung," katanya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026