Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota Pangkalpinang mengapresiasi Komisi Pemilihan Umum Kota Pangkalpinang yang telah menetapkan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan I tahun 2026.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon, di Pangkalpinang, Kamis, mengatakan pemutakhiran data pemilih secara berkala sangat penting untuk memastikan data tetap akurat dan mutakhir.
“Pemutakhiran data pemilih secara berkala ini sangat penting untuk memastikan data tetap akurat dan mutakhir,” ujarnya.
Ia menyampaikan, berdasarkan hasil penetapan, terdapat perubahan data pada triwulan pertama tahun ini yang dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain warga meninggal dunia, perpindahan domisili, serta perubahan status pekerjaan.
Selain itu, kata dia, perubahan juga dipengaruhi oleh anggota TNI/Polri yang memasuki masa pensiun sehingga kembali memiliki hak pilih.
Donal menambahkan, jumlah pemilih di Kota Pangkalpinang saat ini tercatat sebanyak 170.136 orang dan angka tersebut diperkirakan akan terus berubah seiring pelaksanaan pemutakhiran data yang dilakukan setiap tiga bulan.
“Data pemilih ini bersifat dinamis, mengikuti perkembangan kondisi kependudukan di lapangan,” katanya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus mendukung KPU dalam menjaga kualitas data pemilih melalui koordinasi dan sinkronisasi dengan data kependudukan pemerintah daerah.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap perubahan data agar daftar pemilih yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan.
“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan agar data pemilih semakin akurat,” katanya.
Pewarta: Try M HardiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026