Istanbul (ANTARA) - Oman telah mengevakuasi semua kapal dari terminal ekspor minyak utamanya di Mina al-Fahal sebagai upaya pencegahan di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan tersebut, menurut sebuah laporan pada Rabu (11/3).

Evakuasi itu dilakukan sebagai tindakan preventif untuk memastikan keselamatan navigasi maritim dan fasilitas minyak di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang potensi serangan yang menargetkan infrastruktur energi atau kapal tanker minyak di Teluk Arab, demikian menurut Bloomberg.

Mina al-Fahal merupakan terminal ekspor minyak mentah utama milik Oman, yang berada sekitar 10 kilometer barat laut Ibu Kota Muskat. Terminal itu menjadi fasilitas strategis di sektor energi Oman.

Evakuasi dilakukan karena kapal tanker minyak dan fasilitas energi di sejumlah negara Teluk telah diserang. Hal itu mendorong beberapa pemerintah dan perusahaan pelayaran untuk memperkuat langkah-langkah keamanan.

Para analis mengatakan tindakan itu mencerminkan meningkatnya risiko keamanan yang dihadapi sektor energi di kawasan tersebut, khususnya di tengah perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran.

Berbagai gangguan terhadap pergerakan kapal tanker atau operasi ekspor di Teluk Arab menimbulkan kekhawatiran signifikan di pasar energi global, karena kawasan itu tetap menjadi salah satu sumber minyak terpenting di dunia.

Ketegangan keamanan di jalur maritim utama juga berpengaruh terhadap rantai pasokan global dan mendorong harga minyak lebih tinggi, apalagi jika serangan terus berlanjut atau semakin meluas hingga mencakup fasilitas energi tambahan.

Sumber: Anadolu



Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026