Sungailiat (ANTARA) - Polres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerjunkan puluhan personel membersihkan sampah di pemakaman Tionghoa Kemujan Sungailiat guna  menciptakan suasana yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat yang berziarah.

Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya Putra di Sungailiat, Jumat mengatakan kegiatan bakti sosial membersihkan di lingkungan pemakaman Tionghoa sebagai bentuk kehadiran Polri memberikan contoh positif kepada masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"Puluhan personel yang diterjunkan membersihkan area pemakaman dari sampah, rumput liar, serta ranting pohon yang mengganggu kenyamanan dan keindahan lingkungan," jelas Kapolres.

Ia menyakini, kegiatan sosial ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat memahami pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum, termasuk area pemakaman. 

"Kegiatan sosial membersihkan lingkungan pemakaman merupakan bagian dari  Gerakan Indonesia Asri yang menginspirasi masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitar mereka," kata dia.

"Menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan  menjadi tanggung jawab bersama, tidak akan maksimal jika hanya mengandalkan dari sepihak," ujar dia. 

Kapolres mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga dan melestarikan lingkungan termasuk tidak membakar sampah sembarangan mengingat kondisi cuaca di sebagian wilayah Bangka cukup panas.

"Sampah yang dibakar sembarangan tanpa memperhatikan lingkung sekitar dikhawatirkan api akan menjalar luas di saat cuaca panas," katanya.

Bagi masyarakat yang sering melakukan aktivitas di kawasan hutan, kata Kapolres, dilarang membuang puntung rokok sembarang dan dilarang melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan.



Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026