Sungailiat (ANTARA) - Kementerian Pertanian (Kementan) membangun lima embung pertanian untuk mengairi ratusan hektare sawah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

"Tercatat ada lima embung yang akan dibangun dan diperbaiki oleh pemerintah pusat untuk area persawahan di Kabupaten Bangka," kata  Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, M Imran di Sungailiat, Senin.

Ia mengatakan, pembangunan embung ini melalui sistem swakelola atau dikerjakan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) termasuk anggaran yang disalurkan langsung ke Gapoktan.

""Meskipun embung dibangun oleh Kementan RI dan dikerjakan oleh Gapoktan, kami ikut melakukan pengawasan agar pelaksanaan pekerjaan sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Menurut dia, embung pertanian merupakan bangunan yang berfungsi untuk menampung air atau meninggikan muka air yang memiliki sumber air dari mata air, curah hujan, sungai dan sumber lainnya untuk perairan irigasi.

"Fasilitas embung diperlukan oleh petani untuk memenuhi kebutuhan air saat terjadi kekeringan karena embung bermanfaat mengatur dan menampung suplai aliran air," kata dia.

Selain itu, Imran juga mendorong para petani di Kabupaten Bangka untuk memaksimalkan penggarapan lahan sawah.

Ia mengatakan dari luas 1.000 hektare sawah yang tersedia, baru sekitar 800 hektare yang digarap oleh petani. Sedangkan sisanya, belum tergarap.

"Saya mendorong masyarakat petani memaksimalkan menggarap sawah yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan pangan minimal memenuhi kebutuhan beras lokal," kata dia.

 



Pewarta: Kasmono
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026