Sungailiat (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di wilayah setempat sudah menyediakan layanan Ultrasonografi (USG) bagi ibu hamil untuk mendeteksi kasus stunting.

"Seluruh atau belasan puskesmas yang tersebar di wilayah kecamatan sudah menyediakan layanan USG ibu hamil untuk memantau pertubuhan janin," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi di Sungailiat, Jumat.

Selain itu, kata dia, pemeriksaan kehamilan secara rutin juga dilakukan guna memastikan kesehatan ibu dan bayi, serta mendeteksi dini risiko atau kelainan.

Menurut dia, layanan pemeriksaan USG selama masa kehamilan penting dilakukan untuk memantau pertumbuhan janin, deteksi dini risiko kekurangan gizi kronis, serta intervensi dini sebelum bayi lahir.

"Dari pemeriksaan itu nantinya dapat diketahui kondisi janin apakah sehat atau membutuhkan intervensi pemenuhan gizi, karena penting untuk mencegah stunting," jelas dia.

Ia menjelaskan, kasus stunting dapat ditekan sejak dini mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun atau 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPH). Pemenuhan nutrisi ibu hamil juga harus benar-benar diperhatikan termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah infeksi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, angka kasus stunting mencapai 243 balita yang tersebar di sejumlah lokasi fokus (lokus) hingga akhir Februari.

"Kasus stunting menjadi perhatian serius pemerintah karena memengaruhi tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa, sementara generasi sekarang dipersiapkan mewujudkan Indonesia emas 2045," katanya.

Nora Sukma Dewi mengingatkan seluruh ibu hamil supaya rutin memeriksakan kesehatan di posyandu terdekat atau langsung ke puskesmas.

"Saya mengajak semua pihak untuk berperan aktif membantu pencegahan dan penanganan stunting, karena dalam kasus ini harus dilakukan terpadu dan berkelanjutan," ujar Nora.

Dia mengatakan optimistis, angka kasus stunting dapat ditekan seminimal mungkin, jika dilakukan penanganan bersama-sama dan berkesinambungan.



Pewarta: Kasmono
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026