Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan bantuan tas dan seragam gratis sebagai salah satu upaya menekan kasus anak putus sekolah.
"Bantuan seragam dan tas sekolah gratis bagi siswa jenjang SD dan SMP akan kita realisasikan tahun ini sebagai langkah konkret untuk meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong pemerataan akses sekolah bagi seluruh anak," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Selasa.
Kebijakan ini diambil Bupati Markus untuk memastikan tidak ada lagi anak di daerah itu yang terhambat sekolah dan putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi orang tua.
"Ini merupakan salah satu bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Bangka Barat dalam meningkatkan kualitas dan akses pendidikan," ujarnya.
Menurut dia, program itu tepat dilakukan guna mengurangi beban pengeluaran para orang tua untuk bidang pendidikan.
Bantuan tersebut dinilai tepat dan sesuai kondisi perekonomian masyarakat saat ini, terutama bagi keluarga kurang mampu, yang selama ini terbebani dengan biaya penyediaan perlengkapan sekolah anak saat tahun ajaran baru
Dengan adanya bantuan itu, ia optimistis anak-anak akan semakin fokus belajar dan para orang tua juga bisa mengalihkan dana yang sebelumnya disiapkan untuk perlengkapan sekolah ke bidang produktif lainnya.
Di Kabupaten Bangka Barat, untuk pendidikan dasar di sekolah negeri sudah menerapkan kebijakan tidak dipungut biaya, sehingga tidak ada alasan bagi anak-anak tidak bersekolah.
Melalui sejumlah kebijakan pro rakyat ini, Pemkab Bangka Barat menargetkan tercipta akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif.
"Berbagai kebijakan ini untuk mendorong agar anak-anak semangat belajar di sekolah sekaligus upaya kita memastikan setiap anak di Bangka Barat mendapatkan hak pendidikan layak," katanya.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026