"Saya melihat kebun durian masyarakat di desa ini sangat luas, kualitasnya juga sangat bagus dan saya ingin Mesu ini dijadikan sentra durian lokal," katanya di Koba, Minggu.
Menurut dia secara geografis dan struktur tanah memang Desa Air Mesu lebih cocok dijadikan lokasi pembudidayaan tanaman durian lokal dibanding desa lain.
"Saya itu ingin sektor perkebunan dan pertanian dikembangkan sesuai dengan potensi desa, kalau cocok ditanami durian maka harus dikembangkan dan itu akan membantu masyarakat," katanya.
Desa Air Mesu setiap tahun juga menyelenggarakan kontes durian lokal berkualitas dan hal itu merupakan salah satu alasan kenapa desa itu pantas mengembangkan tanaman tersebut.
"Bahkan kontes durian lokal ini sudah menjadi agenda rutin di Desa Air Mesu, tentu kegiatan yang positif untuk mendorong semangat warga dalam membudidayakan tanaman durian," ujarnya.
Ibnu Saleh mengatakan setiap desa memiliki potensi masing-masing misalnya Desa Air Mesu memiliki potensi durian, Namang tanaman padi sawah, Lubuk Besar pengembangan madu kelulut.
"Setiap desa ada potensinya maka jangan dipaksakan untuk mengembangkan yang tidak potensial di desa tersebut," katanya.
Pewarta: AhmadiEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.