Pangkalpinang  (Antaranews Babel) - Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat kunjungan wisatawan asing selama Februari 2018 mencapai 804 orang atau meningkat 35,35 persen jika dibandingkan Januari yang sebanyak 594 orang.

"Ini merupakan salah satu keberhasilan pemerintah daerah yang menggencarkan promosi potensi destinasi wisata Pulau Bangka dan Belitung ke dunia internasional," kata Kepala BPS Kepulauan Babel Darwis Sitorus di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan jumlah tamu asing dan Nusantara yang menginap pada hotel berbintang di Provinsi

Kepulauan Bangka Belitung pada Februari 2018 tercatat 31.646 orang atau mengalami penurunan 1,21 persen dibandingkan bulan sebelumnya 32.035 orang.

"Penurunan kunjungan tamu ini karena menurunnya jumlah tamu domestik sebesar 1,91 persen, sementara tamu asing naik 35,35 persen," ujarnya.

Darwis mengatakan hotel berbintang di Kabupaten Belitung memiliki jumlah tamu yang menginap terbanyak mencapai 13.046 orang, Kota Pangkalpinang 8.334 orang, Kabupaten Bangka Tengah 7.276 orang, Bangka sebanyak 2.990 orang.

"Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, hampir di seluruh kabupaten/kota mengalami peningkatan jumlah tamu yang menginap kecuali Belitung turun 17,24 persen. Kenaikan terjadi pada Kota Pangkalpinang (19,26 persen), Bangka (13,13 persen), Bangka Tengah (9,58 persen)," katanya.

Menurut dia tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang pada Februari 2018 35,65 persen atau naik sebesar 3,22 poin dibandingkan nilai bulan sebelumnya 32,43 persen.

"TPK tertinggi hotel berbintang terdapat di Bangka Tengah sebesar 49,16 persen, naik 10,69 poin dibanding bulan sebelumnya, Belitung 36,72 persen, Pangkalpinang 33,66 persen, dan Bangka sebesar 18,31 persen," katanya.

Ia mengatakan rata-rata lama menginap tamu total keseluruhan bulan Februari 2018 pada hotel berbintang yaitu selama 1,74 hari, mengalami penurunan bila dibanding bulan sebelumnya (1,75 hari).

"Lama menginap tamu asing 2,51 hari, lebih lama 0,79 hari dibandingkan tamu Indonesia dengan 1,72 hari," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026