Belinyu, Bangka (Antaranews babel) - Puluhan pelajar program Siswa Mengenal Nusantara 2018 dari Palu Provinsi Sulawesi Tengah antusias mengikuti materi dan praktik survival snorkeling dan search and rescue (SAR) di Laut Pulau Putri, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Diawali gema semangat pagi, pagi, pagi pagi dan luar biasa memecah keheningan subuh di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut (Mako Lanal) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan peserta SMN diawali dengan senam dan lari pagi bersama TNI.
Para peserta langsung bertolak ke Pantai Penyusuk, Belinyu, Bangka untuk melakukan praktik Survival Snorkeling yang akan dilaksanakan di Pulau Putri, Belinyu Kabupaten Bangka.
"Program seperti ini sangat bagus, karena menambah pengetahuan dan pengalaman para siswa," kata Kopral Satu (Koptu) Sangkala di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut di Belinyu, Senin.
Sebelum melaksanakan menyebrang ke Pulau Putri, para peserta disuguhkan materi terkait perlengkapan snorkeling, bagaimana cara bertahan hidup di tengah lautan (Sea Survival) dan tata cara penggunaan serta sikap saat melaksanakan snorkeling.
Saat di Pulau Putri, para peserta juga disuguhkan materi terkait SAR oleh Kopral Satu (Koptu) Sangkala, untuk menambah pengetahuan peserta dalan melakukan bantuan pertama pada korban yang tenggelam dimana materi yang disampaikan adalah pertolongan secara umum dengan kata lain semua orang bisa belajar dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan sehari hari.
"Kegiatan ini dapat menumbuhkan pandangan positif juga untuk peserta terhadap TNI itu bagaimana, kegiatan sehari hari, kedisiplinan serta bagaimana tugas tugas utama dari TNI," kata Sangkala.
Menurut dia dengan adanya materi ini, para peserta siswa mengenal nusantara bisa berbagi ilmu dengan teman-temannya di Palu, baik di sekolah maupun di rumah tentang snorkeling dan SAR laut.
"Cuma karena waktunya terbatas, jadi kita belum bisa mengenalkan lebih dalam lagi tentang laut seperti misalnya divin, karena kegiatan tersebut juga menimbulkan resiko yang lumayan besar dan juga membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pemberian materi dan praktik," ujarnya.
