Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Ribuan warga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang tergabung dalam Seruan Aksi Bela Bendera dan Kalimat Tauhid menggelar aksi bela bendera tauhid di Taman Mandara, Pangkalpinang, Jumat.

Wakil Ketua MUI Kota Pangkalpinang, Samsuni Soleh mengatakan, MUI sebagai pengawas dan pemantau berharap aksi yang dilaksanakan ribuan umat Muslim Babel itu berjalan aman dan damai.

"Kami atas nama MUI mengayomi sebagai `wasit`, boleh emosi, tetapi hati tetap tenang, boleh marah tapi tidak boleh anarkis, boleh demo tapi jangan arogan," ujarnya.

Menurut dia, wajar umat Islam marah dengan adanya aksi pembakaran bendera tauhid. Bahkan bukan hanya di Indonesia saja, namun juga negara lain seperti Turki juga marah dengan aksi pembakaran bendera tersebut.

"Bukan hanya di Indonesia, sampai ke Presiden Turki Erdogan pun menangis melihat kalimat tauhid dibakar. Aksi umat hari ini membela kalimat Allah sangat wajar, ini reaksi positif dari masyarakat dan tidak bisa kita bendung," katanya.

Sementara Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Sahbaini mengatakan, untuk pengamanan aksi bela bendera tauhid, pihaknya telah mengerahkan ratusan personel agar situasi berjalan aman dan lancar.

"Lebih kurang ada 600 personel gabungan yang mengamankan aksi ini, yakni dari Polda Kepulauan Babel, Polres Pangkalpinang, TNI dan Satpol PP. Alhamdulillah aksi yang digelar ribuan warga ini berjalan aman dan lancar," katanya.

Pewarta: Try Mustika Hardi
Uploader : Adhitya SM

COPYRIGHT © ANTARA 2026