Pangkalpinang (Antaranews Babel) - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan optimistis PT Timah Tbk menyepakati penetapan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Kabupaten Bangka, sehingga akan mempercepat pengesahan KEK di daerah itu.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Presiden Joko Widodo akan menandatangi KEK Pariwisata di Bangka," kata Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan proses penetapan KEK Pariwisata Bangka masih menunggu kesepakatan dengan PT Timah Tbk, karena ada kawasan KEK tersebut masuk wilayah izin usaha penambangan (IUP) perusahaan berplat merah itu.

"Insyaallah dan saya percaya PT Timah sepakat, sehingga dapat mempercepat pengesahan Kabupaten Bangka sebagai KEK Pariwisata pada awal tahun ini," katanya.

Menurut dia pembentukan KEK Pariwisata Kabupaten Bangka ini sudah final dan tinggal ditandatangani Presiden Republik Indonesia.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini pembentukan KEK ini sudah ditandatangani, sehingga pemerintah daerah memiliki payung hukum untuk mengembangkan pariwisata di Pulau Bangka ini," ujarnya.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin mengatakan luas wilayah KEK Pariwisata ditetapkan 600 hektare mulai Pantai Rambak, Teluk Uber, Tanjung Pesona, Pantai Tikus, Pantai Rebo hingga Jembatan Baturusa yang menjadi kawasan wisata religi, sport tourism, agrowisata dan lainnya.

Menurut dia meskipun kawasan KEK yang akan ditetapkan tidak ada kegiatan penambangan di dalam IUP PT Timah Tbk, namun terdapat kegiatan penambangan bijih timah masyarakat di pantai pesisir kawasan tersebut.

"Kita akan segera berkoordinasi dengan PT Timah, penetapan KEK ini dapat segera ditandatangani presiden sehingga pemerintah daerah memiliki payung hukum dalam mengembangkan pariwisata dan kunjungan wisatawan ke daerah ini," katanya.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Adhitya SM

COPYRIGHT © ANTARA 2026