Melihat prosesi adat sebelum keberangkatan sembilan pedayung yang akan mengelilingi Pulau Belitung

  • Minggu, 18 Agustus 2024 19:16

Seorang Dukun Kampung Desa Tanjung Binga, Zamiri melakukan "kesalan" atau mencipratkan air yang sudah didoakan dan telah dicampur dengan dedaunan ke "kayak" (sampan) pedayung ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara "Belitong Sea Kayak Expedition 2024" yang akan mengelilingi Pulau Belitung selama 28 hari mendatang, Minggu (18/8/2024). Proses adat tersebut bertujuan agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran serta dijauhi dari hal-hal yang tidak diinginkan. (ANTARA FOTO/Apriliansyah)

Seorang Dukun Kampung Desa Tanjung Binga, Zamiri melakukan "kesalan" atau mencipratkan air yang sudah didoakan dan telah dicampur dengan dedaunan ke "kayak" (sampan) pedayung ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara "Belitong Sea Kayak Expedition 2024" yang akan mengelilingi Pulau Belitung selama 28 hari mendatang, Minggu (18/8/2024). Proses adat tersebut bertujuan agar diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran serta dijauhi dari hal-hal yang tidak diinginkan. (ANTARA FOTO/Apriliansyah)

Berita Terkait