Kamis, 22 Juni 2017

Stok Bawang di Distributor Babel 335 Ton

id Distributor, Bawang Merah, Pasar, Bangka Belitung, Ekonomi.
Stok Bawang di Distributor Babel 335 Ton
Ilustrasi Pedagang menjajakan bawang merah di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng, Rabu (3/6). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Pangkalpinang (Antara) - Stok bawang merah dan putih di sejumlah gudang distributor Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencapai 335 ton dan harga komoditas itu turun, karena pasokan dari daerah sentra produksi lancar.

"Saat ini harga bawang merah turun menjadi Rp30.000 dari Rp40.000 per kilogram dan bawang putih bertahan Rp36.000 per kilogram," kata Kasi Pengadaan dan Penyaluran Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Marhoto di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan sebanyak 335 ton stok bawang itu dengan rincian bawang merah 85 ton dan bawang putih 240 ton tersebar di gudang distributor PT. Bangka Alam Sejahterah, H.Awi, Suwandi, Suhadi dan Distributor Akon di Pulau Bangka dan Belitung.

"Stok bawang ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, sehingga diperkirakan harga akan terus bertahan normal dan cenderung mengalami penurunan," ujarnya.

Sementara itu, kata dia stok cabai merah di sejumlah distributor sayur mayur sebanyak 38 ton tersebar di gudang distributor H.Awi 20 ton, Suwandi 10 ton dan Suhadi 8 ton.

"Stok cabai merah cukup dan harga mengalami penurunan yang cukup tinggi, sehingga dapat meningkatkan daya beli masyarakat yang masih melesu," ujarnya.

Ia mengatakan harga cabau merah biasa turun menjadi Rp60.000 dari Rp70.000 per kilogram, cabai merah kriting turun Rp45.000 dari Rp50.000 per kilogram.

Harga cabai rawit hijau turun Rp40.000 dari Rp45.000 per kilogram dan cabai rawit merah masih bertahan Rp60.000 per kilogram.

"Harga cabai ini masih tinggi, karena harga komoditas itu di daerah asal yang masih tinggi, namun diharapkan distributor untuk terus meningkatkan pasokan, sebagai antisipasi kenaikan harga tinggi yang akan memberatkan ekonomi masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru nanti," ujarnya.

Editor: Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga