Pangkalpinang (Antara Babel) - Fakultas teknik Univeritas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan kunjungan ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), guna meningkatkan kerjasama sekaligus meminta persetujuan gubernur untuk menerjunkan mahasiswa KKN dalam meyelesaikan permasalahan yang ada di daerah tersebut.
Kunjungan para dosen UGM disambut langsung oleh gubernur Babel, Rustam Effendi dan digelar audiensi di ruang rapat.
"Banyak persoalan yang harus diselesaikan di Babel seperti masalah pasca tambang, masalah energi dan air, termasuk masalah sumber daya manusia," ujar gubernur Babel, Rustam Effendi di Pangkalpinang, Senin.
Ia merasa senang ada universitas ternama yang ingin bekerjasama membangun provinsi Babel dari keterpurukan menuju pembangunan yang lebih baik lagi terutama dalam sosial dan ekonomi.
Sementara itu, dosen UGM Panut Mulyono yang ikut dalam kunjungan mengatakan, selain dengan pemprov pihaknya juga bekerjasama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB) dalam menyelesaikan masalah yang ada di Babel agar cepat teratasi.
"Bentuk kerjasama akan dilakukan secara kontinue sebab dalam hal ini UGM akan menerjunkan mahasiswa KKN untuk membantu mengatasi permasalahan di Babel," kata Panut Mulyono.
Ia mengatakan, kunjungan yang berlangsung selama tiga hari yaitu 25-27 Agustus 2014 tersebut akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mengidentifikasi wilayah permasalahan agar memudahkan mahasiswa yang KKN nantinya.
"Mahasiswa yang akan KKN nantinya sudah tau apa yang akan dikerjakan dalam menuntaskan permasalahan di babel," harapnya.
Ia menambahkan, dosen-dosen UGM dalam hal ini turut mendukung kerjasama antar universitas dan pemprov dengan cara mengumpulkan data yang sudah dilakukan oleh mahasiswa UGM yang pernah KKN sebelumnya di Babel.
"Masalah yang belum teratasi oleh mahasiswa yang KKN akan dilanjutkan dengan mahasiswa KKN tahun berikutnya sehingga penuntasan masalah terus berkelanjutan hingga selesai," ujarnya.
