Pangkalpinang (Antara Babel) - Perniagaan di sejumlah jalan protokol dan pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Senin, pulih kembali setelah libur nasional Idul Adha 1435 Hijriah.
Disejumlah jalan protokol, pusat perbelanjaan seperti Pasar Pembangunan Pangkalpinang Jalan Jenderal Sudirman, Yos Sudarso, Syafri Rahman, A Yani dan Jalan RE Martadinata sebagian besar sudah buka kembali.
Suasana kota kembali hidup dan ramai dengan banyaknya pembelan maupun kendaraan yang diparkir di sejumlah kawasaan pertokoan.
Keramaian ini berbeda dengan suasana pada hari pertama Lebaran Haji, Minggu, yang hanya terkonsentrasi di sekitar Toko Swalayan Puncak Jalan Jenderal Sudirman dan Toko Swalayan Ramayana di kompleks Pasar Pembangunan Pangkalpinang.
Para pedagang kaki lima milik warga Melayu dan Tionghoa juga sudah banyak yang kembali buka, seperti di kawasan Lapangan Merdeka dan Jl Martadinata, Yos Sudarso yang menuju arah objek wisata pantai Pasir Padi serta kawasan Pelabuhan Pangkalbalam kembali ramai.
"Satu hari pascalebaran masyarakat yang berbelanja mulai ramai," kata Anas, salah seorang pedagang sembako di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Senin.
Ia mengaku, mulai membuka toko karena Lebaran Idul Adha aktifitas warga dimulai lebih cepat dibanding Idul Fitri.
"Libur Lebaran Idul Adha hanya sehari berbeda dengan Idul Fitri yang lebih panjang sehingga warga lebih cepat kembali beraktifitas seperti biasanya," ujarnya.
Demikian, A Kiong, salah seorang toko kelontong mengatakan, mulai membuka toko karena permintaan masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari seperti rokok, minuman, kue-kue dan lainnya.
"Kami membuka toko karena melihat masyarakat sudah mulai mencari toko-toko yang buka untuk membeli kebutuhan sehari-hari," ujarnya.
